7 Kebiasaan Buruk Hidup Tak Bahagia

7 Kebiasaan Buruk Hidup Tak Bahagia

Inilah 7 Kebiasaan Buruk Hidup Tak Bahagia

7 Kebiasaan Buruk Hidup Tak Bahagia – Semua orang menginginkan hidup yang sehat dan bahagia tentunya. Namun terkadang kita susah untuk mengontrol emosi di hidup kita sehingga dapat menyebaban fikiran – fikiran yang negatif yang bisa membuat kita stres. Untuk itu kita harus berusaha belajar mengontrol diri kita dan emosi kita sendiri. Agar hidup kita selalu bahagia, kita bisa memulainya dari hal – hal terkecil seperti selalu berlajar bersyukur setiap harinya. Sebelumnya artikel ini di dukung oleh Juara Mpo. Berikut pada kesempatan ini kami akan membas kebiasaan buruk orang hidup tidak bahagia. Apakah antara kalian ada yang hidup seperti ini? Untuk itu simak terus artikel ini ya agar kalian bisa mengetahui cara hidup yang lebih baik dan apa saja yang harus kita hindari agar kita selalu merasa bahagia.

Kebahagiaan datang dengan bentuk yang berbeda-beda dan kadang sulit untuk disadari. Sedangkan rasa tidak bahagia, di lain sisi, lebih mudah kita sadari. Perasaan tidak bahagia sebenarnya sangat mematikan bagi orang di sekitar. Persis bagai perokok pasif yang dengan mudah terkena penyakit karena hidup di dekat perokok aktif.

Sebuah penelitian terkenal bernama Terman Study dari Stanford melakukan riset selama delapan dekade. Studi itu menemukan bahwa hidup di dekat orang-orang yang tidak merasa bahagia akan memberikan dampak pada kesehatan yang buruk dan usia yang lebih pendek.

Sedangkan, kebahagiaan di nilai memiliki kaitan dengan kondisi kehidupan. Sebuah studi dari Universitas Illinois mengungkap bahwa orang-orang yang menghasilkan lebih dari USD10 juta per tahun hanya merasakan sedikit kebahagiaan di banding orang yang berpenghasilan lebih rendah.

Tapi menurut Psikolog dari Universitas California yang meneliti kebahagiaan menemukan bahwa faktor genetik dan kondisi kehidupan saat ini hanya berpengaruh 50 persen dari kebahagiaan seseorang. Sisanya, tergantung masing-masing individu.

Forbes menulis, ketika seseorang merasa tidak bahagia, akan sangat sulit berada di dekat mereka, maka sebaiknya biarkan mereka bekerja sendiri. Rasa tidak bahagia membuat orang-orang menjauh yang akhirnya menciptakan lingkaran setan karena akan menghambat orang di sekitarnya untuk mencapai kebahagian.

Rasa tidak bahagia dapat datang tiba-tiba. Sedangkan kebahagiaan didapatkan dari kebiasaan, baik itu berpikir dan berperilaku, yang benar-benar harus diatur sehingga tidak menjerumuskan ke dalam jurang ketidakbahagiaan.

Ciri 7 Kebiasaan Hidup Tidak bahagia

Terbilang ada 7 kebiasaan yang di nilai dapat membawa perasaan seseorang menjadi tidak bahagia dan harus diwaspadai agar tidak menular, yakni:

1. Menunggu masa depan

Berbicara “Saya akan bahagia ketika ….” adalah kebiasaan tak menyenangkan yang dengan mudah dapat menjerumuskan seseorang. Kata terakhir dari pernyataan itu tidak penting karena itu hanya akan mencantumkan sebuah kondisi yang harus dibuat. Sedangkan kondisi yang dihasilkan dari improvisasi tidak akan membawa ke kebahagiaan. Jangan buang-buang waktu menunggu sesuatu yang sudah terbukti tidak berefek apapun dengan mood Anda. Karenanya, berbahagialah atas apa yang Anda miliki saat ini, karena tidak ada yang bisa menjamin apa yang akan terjadi nanti.

Baca Juga artikel lainnya di Kooratna

2. Menilai diri sebagai korban

Orang-orang yang merasa tidak bahagia sering kali merasa hidup yang mereka jalani sangat berat dan mereka tidak punya kuasa atas kehidupan. Cara berpikir seperti itu dinilai dapat membuat Anda merasa tak mampu melakukan apa-apa. Sehingga akhirnya, Anda pun enggan melakukan kegiatan apapun. Padahal, Anda bukan satu-satunya orang di dunia ini yang mendapatkan pengalaman buruk dan Anda adalah pengendali masa depan Anda sendiri, selama Anda mau untuk beraksi.

3. Pesimis

Rasa pesimis merupakan faktor besar yang dapat membuat seseorang merasa tak bahagia. Saat merasa pesimis, paksa diri Anda untuk melihat realita sehingga Anda bisa menyadari bahwa apa yang terjadi pada Anda tidak seburuk yang Anda pikirkan.

4. Mengeluh

Mengeluh merupakan sikap yang memicu masalah yang dapat menguatkan Anda untuk semakin bertahan dengan penilaian negatif. Membicarakan hal yang mengganggu memang dapat memberikan perasaan lebih baik. Tapi ada perbedaan yang tipis antara mengungkapkan keluhan dengan mengisi hati Anda dengan ketidakbahagiaan. Tak hanya membuat Anda tak bahagia, mengeluh juga akan membuat orang lain pergi meninggalkan Anda.

5. Menyimpan masalah

Orang yang tidak bahagia melihat masalah sebagai hal yang menakutkan dan memilih untuk menyembunyikan masalah. Masalah tentunya akan menjadi kian besar jika kita abaikan. Semakin Anda tidak melakukan apa-apa untuk menyelesaikan masalah itu, maka Anda akan kian merasa tak dapat melakukan apa-apa. Pada akhirnya, Anda akan merasa menjadi korban.

6. Tidak meningkatkan diri

Karena orang yang tidak bahagia biasanya pesimis dan merasa kurang dapat mengendalikan apa yang terjadi dalam hidup, mereka biasanya lebih memilih untuk duduk dan menunggu. Bukannya membuat target hidup, belajar dan memperbaiki diri, seseorang yang tak bahagia biasanya menjalani hidup dengan lamban dan hanya menerka-nerka kenapa hal-hal dalam hidupnya tak berubah.

7. Iri

Cemburu dan rasa iri sangatlah bertolak belakang dengan perasaa bahagia. Karenanya, jika Anda berulang kali membandingkan diri dengan orang lain, sebaiknya Anda menghentikan kebiasaan itu.

Demikian artikel kami buat tentang 7 Kebiasaan Buruk Hidup Tak Bahagia, Semoga artikel yang kami berikan bisa bermanfaat bagi kalia semua. Jangan lupa baca juga artikel lainnya yang bisa menmbahan pengetahuan kalian di Kooratna. untuk itu mulai sekarang ini mari ita hidup untuk lebih bahagia dan menjauhi hal – hal yang bisa membuat kita banyak fikiran dan stres. Mulai lakukan kehidupan yang positif sekarang juga.