Negara Terkotor di Dunia

Negara Terkotor di Dunia – Memiliki negara terbersih pasti menjadi dambaan setiap masyarakat dan para petinggi negara. Namun, banyak sekali negara yang dijuluki negara paling kotor di dunia. Harus dari warga negara yang dapat merubahnya maupun negara sudah mau memajukan negara yang bersih tetapi warga tidak mau berubah dari diri sendiri akan susah.

baca berita lainnya di kooratna

Di lansir dari berbagai sumber merupakan negara terkotor di dunia:

1. Bangladesh

Bangladest adalah negara yang terletak di Asia Selatan. Tetapi sudah di juluki negara terkumuh / kotor, maupun dari polusi udara dan airnya pun sudah tak layak. Tanahnya pun sudah terkontaminasi.

Salah satunya kota Dhaka menjadi salah satu kota paling tercemar di Bangladesh. Dalam hal polusi udara, di kota ini paling terbesar polusi udara karena adanya industri pembuatan batu bata, yang mempekerjakan satu juta orang dan menghasilkan 23 miliar batu bata setiap tahun. Karena tempat pembakaran untuk pembuatan batu bata dengan membakar kayu ataupun batu bara dapat menghasilkan asap dan debu dalam jumlah besar.

2. Turki

Negara ini terkenal sebagai tempat pembuat kebab. Namun, negara ini masuk daftar negara plaing kotor kedua di dunia. Banyaknya tumpukan sampah di sembarang tempat, maupun dari kualitas udara yang sudah terbukti tidak memenuhi standar. Padahal Turki terkenal dengan tujuan wisata dari berbagai negara, apalagi populer bagi turis Asia dan Eropa.

3. India

Tempat paling kotor ada di New Delhi, India. Ternyata New Delhi di nilai sangat memprihatinkan. Bila kita mau pergi ke sungai-sungai daerah tersebut telat tercemar dan tidak bersih. Maupun kondisi jalan yang buruk, banyaknya warga daerah sana yang tidak habis pikir kebiasaan membuang air kecil di jalanan. Pembakaran batu bara juga dan seringnya kebakaran hutan sering terjadi di negara tersebut.

4. Mongolia

Mongolia berada pada peringkat keempat dalam negara kotor di dunia. Dari sumber-sumber yang beredar polusi terbesar di negara ini banyaknya pembakaran batu bara dan biomassa seperti kayu atau sisa tanaman.