Fakta Dari Daerah Istimewa Aceh Darussalam

Fakta Dari Daerah Istimewa Aceh Darussalam

Fakta Dari Daerah Istimewa Aceh Darussalam – Pastinya kalian sering mendengar berita tentang D.I Aceh Darussalam ini kan?. Kota yang diberikan status Daerah Istimewa ini tentu saja mempunyai peraturan-peraturan daerah yang hanya di khusus kan untuk wilayah tersebut. Jadi kalau kalian ingin datang ke Aceh tentunya harus tau budaya dan juga peraturan-peraturan yang ada disana agar kalian tidak melanggarnya. Aceh juga menjadi kota mengikuti syariat islam. Jadi ada beberapa disana hukum yang diambil dari beberapa ketentuan islam, seperti memberlakukan hukum cambuk salah satunya. Di Indonesia tidak ada hukum cambuk tapi ketika kalian ke Aceh, hukum cambuk disana berlaku bagi orang yang melanggar dan harus dihukum cambuk.

Fakta Dari Daerah Istimewa Aceh Darussalam

info lainnya : kooratna

Tapi karena hal tersebutlah Aceh menjadi mempunyai keunikannya sendiri. Kalian mungkin banyak yang belum tau seputar Daerah Istimewa Aceh Darussalam ini. Kali ini akan kita bahas, apa saja sih fakta dari D.I Aceh Darussalam ini.

Fakta Dari Daerah Istimewa Aceh Darussalam

1. Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh

Masjid yang memiliki bangunan yang megah ini tentunya sangatlah unik. Dengan design masjid yang klasik dan halaman yang luas serta beberapa hiasan seperti menara, taman dan juga tiang yang berbentuk seperti bunga mekar ini sungguh lah anggun. Masjid ini juga memiliki sejarahnya sendiri, banyak yang mengatakan masjid ini sudah ada sejak 1612 saat kerajaan Aceh masih di perintah oleh Sultan Iskandar Mudah pada 1607-1603 M. Tapi ada juga yang mengatakan masjid ini telah ada pada 1292 saat kejayaan Sultan Alaidin Mahmudsyah. Masjid ini juga pernah hampir ingin dibakar oleh Belanda, karena memiliki lokasi yang strategis yang tentunya bisa dimanfaatkan oleh Belanda untuk berbisnis. Tapi karena rakyat Aceh saat itu marah besar, untuk mencoba merayu kembali hati masyarakat ia pun membangun kembali Masjid Raya Baiturrahman itu. Tentu banyak juga hal menarik lainnya dari Masjid Raya Baturaahman ini.

Lokasi dari masjid ini terletak di Jalan Moh Jam No.1, Kp. Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Jadi bagi kalian yang ingin melihat bangunan bersejarah ini boleh kalian mengunjunginya.

2. Adanya Hukuman Cambuk

Dalam hukum di Indonesia, tidak ada hukum cambuk tertera di pasal manapun. Tetapi tentunya Hukum Cambuk berlaku di Aceh karena daerah tersebut sudah termasuk dalam Daerah Istimewa. Yang pasti memiliki peraturan daerah yang khusus. Qanun, adalah aturan khusus yang diberlakukan di Aceh. Pemerintahan Aceh ini membuat hukum yang berdasarkan dari Hukum Islam. Karena Aceh ini memberlakukan hukum Islam tentunya hukum cambuk berlaku di kota ini. Bagi para orang yang membuat perlakuan yang tidak bermoral seperti mencuri, judi, zinah dll pastinya akan mendapatkan hukuman cambuk di kota ini.

3. Adanya Kuburan Massal Dan Museum Tsunami

Seperti yang kita tau, tragedi besar yang sangat buruk pernah terjadi pada kota Aceh ini. Adanya gempa dan juga tsunami yang melanda kota ini pada 26 Desember 2004 silam tentunya sangat menyedihkan bagi kita rakyat Indonesia. Tetapi selang beberapa waktu, masyarakat kota Aceh ini pun tetap bangkit kembali tidak berlama-lama bersedih karena mereka percaya bencana itu datang dari Allah dan juga sudah di takdirkan. Sebagai penganut agama yang kuat pastinya masyarakat Aceh tetap tegar walaupun merasakan sedih. Dengan terjadinya ini, pemerintahan Aceh pun berinisiatif untuk membangun Museum Tsunami agar mengingat tragedi itu dan juga untuk pembelajaran bagi masyarakat. Tentunya selaint itu juga adanya kuburan massal bagi para korban jiwa dari tragedi itu. Aparat dan juga para bala bantuan serta masyarakat sekitar pun bergotong royong untuk mencoba mengevakuasi para korban agar bisa ditolong yang masih bisa ditolong dan juga membawa mayat korban yang sudah tidak selamat untuk dikuburkan secara layak.

4. Surganya Para Pecinta Kopi

Mungkin banyak juga dari kalian yang suka ke coffeshop atau cafe-cafe. Atau mungkin ada juga kalian yang menjadi barista. Pastinya kalian pernah mendengar kopi dari Aceh ini, yaitu kopi Gayo. Kopi ini sangat terkenal dikalangan pecinta kopi. Tentunya bukan hanya kopi Gayo saja, ada juga kopi Ulee Kareng yang menjadi gacoannya kopi asal Aceh. Kalau kalian sedang mengunjungi kota ini tentunya kalian akan menemukan banyak sekalai Warung Kopi yang menjual kopi tersebut. Dan pastinya ketika langsung di sajikan oleh warga asli rasanya bisa lebih nikmat di bandingkan di cafe-cafe.

5. Memiliki Pahlawan Wanita Terbanyak di Dunia

Pada zaman perang, Aceh mempunyai para wanita pemberani, yang mencoba untuk melawan para penjajah maupun melawan ideologi yang menurut nya kurang bisa mereka terima. Tidak lain dan tidak bukan perlawanan mereka adalah demi keadilan. Ada 2 pahlawan wanita asal aceh yang masuk dalamĀ  7 Warlord WOman in The Lord. Yaitu Laksamana Keumalahayati dan Commander Cut Nyak Dhien. Tidak hanya itu 2 wanita tersebut juga masuk dalam 10 Best Female Warrior at All Time dan Women Warrior in South East Asia. Semuanya bukan hanya untuk melawan penjajah, tetapi juga untuk membuktikan kalau wanita juga layak memperjuangkan apa yang harus diperjuangkan.

Tidak hanya 2 orang itu. Totalnya ada 11 wanit yang tercatat dalam sejarah, yang pernah menjadi pahlawan untuk negaranya.