Hewan-Hewan Yang Hidup di Pegunungan

Hewan-Hewan Yang Hidup di Pegunungan

Hewan-Hewan Yang Hidup di Pegunungan – Jika kita bahas tentang gunung pastinya terfikirkan oleh kita pemandangan yang hijau. Dan beraneka ragaman flora dan fauna. Tentunya dengan subur nya tanah daerah pegunungan, pastinya banyak sekali tanaman yang hidup disana. Dan tentunya pasti jika banyak sekali tumbuhan pasti banyak juga hewan-hewan yang tinggal di dalamnya. Sebagai mana kita tau, tumbuhan adalah sumber makanan dari beberapa hewan yang tidak lain adalah hewan herbivora. Karena bertumbuhnya hewan herbivora pada daerah pegunungan tentu saja memcaning hewan omnivora juga untuk tinggal di daerah tersebut. Atau biasanya kita sebut hal itu sebagai hukum alam.

Hewan-Hewan Yang Hidup di Pegunungan

info lainnya : kooratna

Tentu dengan hukum alam tersebut, pastinya banyak sekali hal seru yang bisa kita bahas didalamnya. Kali ini kita akan bahas tentang hewan-hewan apa saja yang hidup pada daerah pegunungan. Tentu saja hewan yang hidup pada alam liar memiliki insting hidup yang kuat seperti harus cepat beradaptasi pada lingkungan untuk tetap bertahan hidup. Seperti salah satunya adalah kambing gunung karena memaksa mereka untuk menjauhi hutan karena berbahaya untuk mereka tentu mereka hidup disekitar perbatuan yang lebih aman. Jadi adaptasi itu sangat lah penting untuk hewan-hewan yang hidup dihutan.

Pembahasan tersebut tentu saja menarik untuk kita bahas nih. Yuk boleh kalian simak.

Hewan yang hidup di Pegunungan :

1. Bharal

Sempat kita bahas tadi diawal. Salah satu jenis hewan yang paling populer sebagai penghuni pegunungan adalah kambing gunung. Ada banyak jenis kambing gunung, salah satunya bharal (Pseudois nayaur). Mereka hidup di dataran tinggi Tibet, di kawasan Tiongkok, Pakistan, Nepal, hingga ke India. Ketinggian habitat mereka berkisar 1.200 – 6.000 meter di atas permukaan laut.

Hidup di kawasan pegunungan yang berbatu, bharal diperlengkapi dengan tubuh yang kekar dan kaki yang kuat. Makanan utama mereka adalah rumput, tapi mereka cukup fleksibel dalam hal makanan. Di ketinggian yang jarang terdapat rumput, bharal juga makan semak belukar dan ranting.

2. Yak

Selain kambing liar, kawasan Pegunungan Tibet juga jadi habitat bagi yak (Bos grunniens). Yak adalah sejenis sapi yang sangat cocok hidup di pegunungan karena memiliki rambut yang panjang dan lebat untuk menahan suhu dingin.

National Geographic juga menyebut bahwa kapasitas paru-paru mereka 3 kali lipat sapi biasa, sehingga oksigen yang tipis di kawasan pegunungan bukan masalah bagi mereka. Ditambah kekuatan mereka yang luar biasa, yak telah dijadikan hewan domestik oleh penduduk kawasan Tibet untuk membantu mereka mengangkut barang hingga seberat 70 kg.

3. Kiang

Herbivor lain yang hidup di kawasan Tibet dan sekitarnya adalah kiang (Equus kiang). Mereka adalah keledai liar terbesar, dengan ukuran dengan panjang mencapai 2,6 meter hingga ke ekor, dan berat hingga 440 kg. Kiang hidup pada ketinggian yang cukup ekstrem, yaitu 4.000 hingga 7.000 meter di atas permukaan laut.

Guna bertahan pada suhu rendah khususnya di musim dingin, kiang punya cara adaptasi yang cukup unik. Bulu mereka akan memanjang dan menebal pada musim dingin, serta berubah warna menjadi lebih gelap untuk menyimpan panas. Mereka juga punya nafsu makan yang besar, hampir 3 kali lipat jika dibanding kambing liar.

4. Leopard Salju

Selain herbivor, tentu ada pula karnivor yang hidup di pegunungan. Salah satunya adalah leopard alias macan tutul salju. Hewan bernama latin Panthera uncia ini hidup di kawasan Tibet, Himalaya, hingga ke Siberia di Rusia. Namun meski persebarannya luas, mereka cukup sulit diamati karena sangat pemalu.

Bentuk adaptasi yang leopard salju miliki tentu bulunya yang tebal, termasuk ekor panjang yang bisa berfungsi seperti selimut. Untuk bisa berburu, mereka juga punya kemampuan melompat yang luar biasa, bisa sejauh 15 meter sekali lompat! Plus, mereka punya kaki yang lebar dan berbulu tebal, sehingga bisa berjalan di atas salju tanpa terdengar mangsanya.

5. Marmut Himalaya

Hewan pengerat pun ada yang hidup di kawasan pegunungan, salah satunya marmut himalaya (Marmota himalayan). Sesuai namanya, mereka menghuni Pegunungan Himalaya, serta terdapat pula di Tibet. Ketinggian habitat mereka berkisar 2.500 hingga 5.200 meter di atas permukaan laut.

Marmot himalaya termasuk hewan pengerat yang cukup besar. Dilansir dari Animal Diversity, panjang mereka bisa mencapai 67 cm dan berat 9 kg. Mereka hidup bersama kelompoknya di dalam liang di tanah, menghindari udara dingin dan predator. Dan pada musim dingin, mereka melakukan hibernasi panjang yang bisa berlangsung hingga 6-8 bulan.

6. Kucing Pallas

Kucing pallas (Otocolobus manul) adalah sejenis kucing liar yang hidup di pegunungan berbatu dan dingin di Asia Tengah. Penampilan mereka cukup mirip dengan kucing domestik, tapi tentu mereka sudah mempunyai beberapa fitur sehingga bisa bertahan di habitatnya. Misalnya mereka punya bulu yang terpanjang dan terlebat di antara semua jenis kucing.

Sementara untuk berburu, kucing pallas memanfaatkan kemampuannya mengendap-endap. Warna bulunya yang keabu-abuan memudahkan mereka berkamuflase di antara bebatuan. Mereka juga bukan pelari yang baik, maka ketika ada ancaman predator pun mereka lebih memilih bersembunyi di celah bebatuan atau lubang bekas sarang hewan lain.