Hewan-Hewan Lucu Tapi Berbahaya

Hewan-Hewan Lucu Tapi Berbahaya

Hewan-Hewan Lucu Tapi Berbahaya – Banyak sekali hewan yang ada didunia ini, yang tentunya punya paras yang berbeda-beda. Ada yang mempunyai tubuh besar seperti gajak, ada juga yang mempunyai tubuh sangat kecil seperti serangga. Pada bentuk tubuh yang berbeda-beda tentu saja juga memiliki bentuk ataupun paras yang berbeda-beda. Ada yang memiliki bentuk galak seperti wajah para jenis serigala, ada juga yang berparas menjijikan misalnya seperti ular ataupun beberapa serangga, dan juga ada yang berparas lucu seperti halnya panda ataupun kucing.

Hewan-Hewan Lucu Tapi Berbahaya

info lainnya : kooratna

Tentu semua keragaman itu membuat kalian bisa memiliki pandangan yang berbeda-beda. Seperti hal nya ada orang yang sangat suka ular tapi ada juga yang jijik. Atau bisa juga ada orang yang menurutnya kucing sangat lucu tapi ada juga yang menganggap bulu kucing itu menggelikan. Jadi tentunya setiap orang memiliki pandangan yang berbeda-beda.

Tapi dari setiap pandangan selalu ada yang memiliki mayoritas dan juga minoritas, seperti misalnya memelihara ular, tidak semua orang tertarik sama ular karena menjijikan tetapi bagi sebagian orang, ular ini hewan yang menarik. Tetapi karena mayoritas orang-orang tidak menyukai ular tentunya memelihara ular ini menjadi sesuatu yang extreme.

Kali ini kita bahas tentang hewan-hewan yang mempunyai paras lucu dan menggemaskan tetapi sangatlah berbahaya. Tentu saja jika kalian bertemu mereka di alam liar walaupun mempunyai paras lucu jangan sesekali mencoba mendekatinya. Karena mereka adalah hewan liar, pastinya memiliki sifat liar yang aggresive. Pastinya kalian kepo kan hewan apa saja. Yuk kita simak.

Hewan Lucu Tetapi Berbahaya :

1. Kucing Pallas

Dikenal juga sebagai manul, kucing ini dikenal suka menyendiri dan sangat independen. Ia hanya menemui satu sama lain ketika musim kawin. Hati-hati. Mereka dikenal tak suka dengan orang asing. Jadi kalau kamu memasuki wilayahnya, bersiaplah diserang dengan taringnya yang tiga kali lebih panjang dari kucing biasa.

2. Musang Madu

Karakter dari musang madu adalah tidak pernah takut. Sekalipun dirinya dihadang hewan yang jauh lebih besar, seperti singa atau beruang, dirinya tak akan mundur sekalipun dan malah menantang mereka berkelahi. Oh iya, sistem imunnya juga kuat, lho. Sampai-sampai gigitan ular berbisa hanya mampu membuatnya tertidur.

3. Kucing Berkaki Hitam

Pasti kalian langsung jatuh cinta dan ingin memluknya ketika pertama kali melihat kucing ini. Eits, jangan salah. Walau kecil dan menggemaskan, kucing yang hidup di gurun ini punya tingkat keberhasilan berburu yang tinggi, yaitu mencapai 60 persen. Angka itu dua sampai tiga kali lebih tinggi ketimbang keberhasilan berburu singa. By the way, mereka berburu di malah hari dan bisa memakan 14 hewan yang lebih kecil darinya.

4. Cerpelai

Kalau di cerita rakyat Jepang, hewan ini dikenal suka menipu orang. Faktanya, cerpelai punya sifat yang agresif dan mampu membunuh hewan yang berat jika dibandingkan dengan bobotnya. Katanya nih, mereka bisa membunuh kelinci hanya dengan satu gigitan di belakang kepalanya.

5. Kucing Pasir

Mirip dengan kucing bertelapak hitam, kucing pasir juga hidup di gurun. Mereka dikenal bisa bertahan hidup di lingkungan yang sangat panas dan minim air. Untuk mangsanya sendiri, apa pun yang mereka temui bisa jadi makanannya: mamalia, ular, serangga. Kalau sudah berburu, mereka bisa mencapai kecepatan lari 40km/jam.

6. Kelinci

Tidak menyangka kan kalau kelinci masuk dalam daftar ini? Walau umum, kelinci ternyata cukup mampu merusak lingkungan. Kemampuan berkembang biak yang tinggi membuat mereka bisa menjadi hama bagi sekitarnya. Bahkan mereka dipercaya bisa mengakibatkan longsor. FYI, kelinci juga memakan kotorannya sendiri dan anaknya.

7. Kukang

Iya, benar ini mamalia, tapi mereka beracun, lho. Kukang punya kelenjar di kaki depannya yang menyimpan racun sehingga ketika parasit dan predator menyerang, mereka bisa mengusirnya. Racunnya ini mampu membuat yang kena menjadi susah bernapas dan ini berlaku untuk manusia.

8. Platipus

Susah menerka apakah hewan ini sebenarnya mamalia atau unggas. Tapi janganlah kita menggubris itu dulu. Ada baiknya kita beralih melihat organ mereka mengingat pejantannya punya racun di pergelangan kaki. Walaupun tidak berbahaya bagi manusia dan tujuannya untuk mengusir hewan pemangsa, racun mereka bisa membuat sakit kepala.

9. Anjing Laut

Sekali lagi, awwwww… Imut sekali. Tapi tahukah kamu kalau anjing laut juga suka menyerang? Sifat agresifnya itu muncul ketika musim kawin.

Saat punya anak, mereka akan menyerang siapa saja yang dirasa asing dan berbahaya demi melindungi anaknya. Katanya, anjing laut juga punya kebiasaan berburu lumba-lumba dan penguin untuk menghibur diri.

10. Berang-Berang Laut

Semua foto yang merekam berang-berang seringnya menunjukkan bagaimana mereka berenang dengan menggendong anaknya. Itu luar biasa imut. Namun sebelum punya anak, apa kamu tahu kalau pejantannya menjadi sangat agresif? Mereka akan menggigit betinanya, anak-anaknya, pejantan lain, bahkan anjing laut. Gak asyik pokoknya, kalau lagi musim kawin deh. Duh aduh. Imut sih, tapi kalau nyebelin juga jadi hilang imutnya kan? Jadi kalau kamu mengagumi hewan-hewan ini, rasanya sudah waktunya kamu mempertanyakan rasa kagum itu.