Mengenal Kesenian Asal Bali

Mengenal Kesenian Asal Bali

Mengenal Kesenian Asal Bali – Kesenian, adalah kata yang mengandung kata seni didalamnya. Seni itu sendiri adalah sebuah karya yang bermutu entah apapun itu, seperti lukisan, patung, tari, lagu, dll. Seperti yang kita tau, Indonesia ini kaya akan kesenian. Terutama kesenian yang bersenggolan langsung dengan budaya-budaya setempat. Seperti hal nya ada beberapa daerah yang kental dengan budaya, memiliki seni artistik nya sendiri. Contohnya seperti Bali, karena memiliki budaya Hindu yang kental, tentunya mempunyai seni khas yang berkesinambungan dengan nilai-nilai kesucian, kesakralan maupun mengandung elemen spiritual.

Mengenal Kesenian Asal Bali

info lainnya : kooratna

Tidak sedikit juga para pecinta seni datang ke Bali hanya sekedar melihat kebudayaannya.Pastinya sangat banyak sekali budaya kesenian Bali ini yang tentunya sangat menarik untuk kita bahas. Karena bukan hanya wisatawan lokal saja, wisatawan mancanegara pun banyak yang ingin mempelajari kesenian Bali ini. Tentunya sangat menarik sekali untuk kita bahas. Bagi kalian yang ingin tau, yuk boleh kalian simak.

Mengenal Kesenian Asal Bali

1. Tari Pendet

Tarian Pendet ini pernah negara tetangga kita claim, yaitu Malaysia. Mereka ingin mengambil tari tradisional Bali ini menjadi kesenian mereka. Tari ini sebagai tari berkelompok yang umumnya para penari wanita yang memainkannya. Fungsi tari pendet untuk menyambut Dewa atau Tuhan yang turun ke bumi, saat terlaksananya upacara keagamaan. Di samping itu, tari pendet berperan sebagai tari menyambut tamu. Tari ini sangat popular. Faktanya, negara tetangga seperti Malaysia mengeklaim tarian ini sebagai budayanya. Pasti tidak mau bila kekayaan budaya kalian terampas oleh negara lain, kan? Karenanya, mari jaga dan lestarikan tari pendet.

2. Ogoh-Ogoh

Satu karya seni rupa yang terkenal di kalangan remaja Bali merupakan seni ogoh-ogoh. Sebagian besar organisasi pemuda membuat ogoh-ogoh pada saat perayaan Hari Raya Nyepi. Ogoh-ogoh sebuah patung boneka yang terbuat dari anyaman bambu, kayu, kertas koran, dan yang lain. Bentuk ogoh-ogoh memang kelihatan menakutkan. Ini karena ogoh-ogoh sebagai lambang dari keburukan bhuta kala. Sesudah diarak keliling desa atau kota, ogoh-ogoh harus dibakar untuk menghilangkan dampak buruk bhuta kala dari muka bumi. Sekarang ini kreasi seni ogoh-ogoh makin memikat dan mengagumkan.

3. Drama Gong

Menyebarnya film sinetron membuat angkatan millennial lupa dengan drama tradisional yang diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang. Di Bali, ada kesenian drama tradisional yang terkenal yakni drama gong. Drama gong ini sebagai drama tradisional yang kerap dipentaskan di panggung pementasan seni. Cerita yang ditampilkan berasal dari cerita lama jaman kerajaan. Beberapa tokoh yang diperlihatkan tidak cuma figur intinya saja,. Mlainkan beberapa tokoh lucu seperti Dolar, Petruk, Cedil, dan Dadab.

4. Wayang Kulit

Anak jaman milenial sekarang ini, pasti sudah melupakan wayang kulit. Ini karena dampak film sinetron yang membuat wayang kulit menjadi terbengkalai begitu saja. Di Bali, wayang kulit kerap dipentaskan baik pada upacara keagamaan atau hiburan. Sekarang ini wayang kulit terkenal di Bali yaitu wayang cenk blonk. Wayang dengan dalang, I Wayan Nardayana ini kerap pentas dan videonya sering menyebar di sosial media. Selain itu, ada wayang joblar ABG, cocok sekali untuk kamu angkatan millennials.

5. Kidung dan Kekawin

Anak muda angkatan millennials tentu menyukai lagu, kan? Tetapi pasti lagu yang kalian sukai seperti lagu barat, dangdut, rock, atau yang lain. Sekali-kali sukailah lagu-lagu suci yang dapat membuat kamu nyaman dan damai saat anda mendengarkanya. Ada juga lagu suci yang dinyanyikan saat upacara tertentu. Lagu itu diberi nama kidung dan kekawin. Cerita dari lagu itu datang dari cerita lama dan jalan kebaikan. Bila mendengarkannya, hati kamu akan damai sekaligus mendapatkan pengetahuan. Kidung dan kekawin bisa dinyanyikan oleh siapa saja baik pria ataupun wanita. Suaranya juga tidak kalah merdu dengan lagu modern yang kerap kamu dengar.

6. Tari Kecak

Tari Kecak sudah terkenal karena jadi icon kesenian tradisional ciri khas Bali. Tetapi, apa kamu ketahui detail dari pertunjukan tarian ini? Tari Kecak ini menampilkan puluhan penari lelaki yang duduk membuat lingkaran. Pergerakan tangan bergerak ke atas sambil mengatakan kata ‘cak’ secara berulang-ulang jadi keunikan tarian ini. Tujuan awalnya dari pertunjukan Tari Kecak ialah bentuk komunikasi dengan Tuhan dan roh-roh nenek moyang dalam menyampaikan harapan-harapan. Tari Kecak menceritakan cerita Ramayana. Waktu Rama berusaha menyelamatkan Shinta, Rama tertolong oleh puluhan kera untuk melawan Rahwana.

7. Seni Tari Arja

Arja merupakan kesenian tradisional ciri khas Bali yang mirip dengan drama atau juga bisa kalian sebut sebagai dramatari. Arja yang memiliki kandungan cerita panji telah ada sejak abag ke-18 Masehi. Pelaku drama Arja menari, menyanyi, dan berkomunikasi sama sesuai jalan cerita. Type tari yang para seniman mainkan tentu pasti kalian kenal, karena tarian itu tidak lain ialah Tari Legong atau yang umum kita sebutkan sebagai tari Bali. Di mana pria atau wanita berpakaian adat Bali menari dengan gerakan kaku yang unik, dengan lirikan mata yang tajam dan aktif.

8. Tari Bondres

Berlainan dengan Arja yang menceritakan mengenai cerita panji yang dekat sama sejarah, Bondres malah bercerita sketsa komedi tradisional yang mengelitik perut penontonnya. Keberadaan kesenian tradisional ciri khas Bali ini masih bisa kalian buktikan sampai sekarang karena ada group Bondres terkenal. Sebutlah saja Clekontong Mas, Dwi Mekar, dan ada banyak lagi yang lain. Untuk mendukung cerita humor yang ditampilkan, pelakon Bondres sering kenakan baju lucu dan topeng. Cerita yang diangkat sebagai cerita setiap hari yang dekat dengan warga.

9. Tari Legong

Sama seperti yang telah kita bahas sebelumnya, Tari Legong ini biasa kita mengenal dengan panggilan tari Bali. Rupanya, Tari Legong telah ada semenjak era ke-19. Secara etimologis, kata ‘Leg’ memiliki arti luwes, sedang kata ‘Gong’ memiliki arti gamelan. Kesenian tradisional Bali ini menceritakan mengenai cerita cinta Raja Lasem. Pergerakan luwes namun tetap dinamis dengan power yang baik dan pergerakan bola mata jadi ciri-ciri uniknya. Penari Tari Legong memakai pakaian adat ciri khas Bali warna emas dengan sentuhan warna merah, dan komplet dengan sanggul di kepala yang berhiaskan bunga kamboja dan aksesoris kipas.

10. Tari Barong

Kesenian tradisional ciri khas Bali yang terkenal yang lain ialah Tari Barong. Tarian ini benar-benar sama dengan kebudayaan Pra-Hindu. Baju penari dan tiap pergerakannya mempresentasikan pertempuran Adharma (karakter tidak terpuji) dan Dharma (karakter terpuji). Dharma disimbolkan dengan Barong dengan baju binatang berkaki empat. Sedang Adharma dilukiskan dengan rangda dengan kostum seram yang mempunyai dua taring runcing.