Cerita Rakyat Indonesia Yang Populer

Cerita Rakyat Indonesia Yang Populer

Cerita Rakyat Indonesia Yang Populer – Indonesia kaya sekali akan budaya dan juga suku. Tentunya pasti banyak sekali cerita-cerita atau kisah sejarah yang ada di setiap suku atau pun daerah. Beberapa kisah yang populer pada cerita rakyat ini juga banyak yang memiliki makna edukasi. Seperti halnya malin kundang, yang mengajarkan kita jangan durhaka terhadap orang tua karena akan membuat diri kalian menderita.

Cerita Rakyat Indonesia Yang Populer

info menarik lainnya : kooratna

Tentunya dalam cerita rakyat Indonesia juga tidak kalah seru dengan cerita-cerita zaman sekarang. Tapi sayang sekali zaman sekarang ini banyak anak-anak ataupun remaja tidak mengetahui cerita rakyat karena selalu asik memgang gadget saja. Remaja masa kini juga lebih memilih menonton drakor dibandingkan membaca cerita rakyat. Sungguh sangat disayangkan sekali. Harusnya kita sendiri lah yang melestarikan cerita rakyat kita ini pada anak atau cucu cucu kita.

Padahal banyak juga loh, cerita-cerita rakya Indonesia yang tidak kalah keren dengan cerita-cerita fiski zaman sekarang. Urusan percintaan sampai drama keluarga pun ada. Pokoknya tidak kalah seruu deh. Kalau mungkin kalian bingung dengan cerita rakyat apa yang seru. Kali ini ada referensi untuk kalian nih. Yang pastinya cerita ini sangat menarik untuk kalian nikmati.

Cerita Rakyat Indonesia :

1. Dongeng Sangkuriang

Dongeng ini awalnya merupakan kisah dari seorang anak yang bernama Sangkuriang yang tinggal di sebuah desa. Setiap hari ia pergi ke hutan untuk melakukan kegiatan rutinnya untuk berburu. Suatu ketika ia membidik anak panah ke arah burung yang sedang bertengger di atas pohon. Dengan keahlian memanah yang ia miliki, anak panah tersebut tepat mengenai sasaran. Sampai suatu saat ada konflik dengan Ibunya yang membuatnya pergi dari rumah. Setelah mengembara dan pulang ke kampungnya, sangkuriang pun jatuh cinta dengan seorang wanita. Dan wanita tersebut adalah ibu nya, tetapi ia tidak percaya dan tetap ingin menikahi ibu nya itu. Tetapi ibunya tetap menolak dan juga memberikan tantangan kepada sangkuriang, untuk membendung sungai Citarum dan juga membuat sampan dalam satu malam.

Sangkuriang pun melakukan tugasnya. dayang sumbi selaku ibu nya pun mengawasi kerjaan dari sangkuriang ini. Sampai dimana sangkuriang ini hampir selesai dalam pekerjaanya. Dan akhirnya dayang sumbi pun meminta bantuan warga untuk menggagalkan sangkuriang. Ia pun dan warga sekitar membuat seolah-olah sudah fajar padahal masih malam. Lalu sangkuriang pun marah, dengan kemarahannya ia pun menghancurkan bendungan yang sudah ia bangun dan juga menendang sampai yang ia buat. Ketika menendang sampan tersebut, sampannya pun jatuh dengan cara tengkulup. Dan sampai saat ini lah sampan itu terkenal dengan sebutan Gunung Tangkuban Perahu.

2. Dongen Malin Kundang

Kisah Malin Kundang berasal dari daerah Sumatera. Berawal dar keluarga dengan kehidupan yang miskin dan seorang anak bernama Malin Kundang. Kondisi keluarganya sangat memprihatinkan tersebut menjadi penyebab ayahnya pergi untuk merantau ke negeri seberang. Malin Kundang dan ibunya ingin ayahnya pulang dengan membawa banyak uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Namun, ayahnya tidak kembali ke rumah dan tentunya mereka merasa kecewa. Setelah melewati beberapa dekade, malin kundang pun semakin dewasa dan akhirnya pun memutuskan untuk pergi merantau juga.

Ia pun merain kesuksesan ketika pergi merantau, dan sampai lah ia pulang ke kampung halamannya. Ketika itu selayaknya seorang ibu, pasti sangat mengenali anaknya. Ibu Malin Kundang pun memeluk Malin dengan sangat erat karena sangat rindu. Tetapi Malin malah menganggap ibu nya seorang pengemis karena memakai pakaian yang sangat jelek dan kotor. Malin pun malu menganggap ibu nya. Saat itu juga ibu Malin Kundang berdoa, kalau memang itu benar anaknya kutuk lah ia menjadi batu. Seperti yang kita tau, doa ibu sangatlah mujarab, detik itu juga angin kencang dan air laut sangat kencang. Tak lama Malin Kundang pun berubah menjadi baju.

3. Dongen Danau Toba

Ini adalah kisah tentang seorang petani yang hidup sendiri yang selalu semangat dalam bekerja. Ia bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari berupa budidaya dan ladang perikanan. Para petani biasa menggunakan alat pancing, rak ikan, dan umpan untuk memancing di sungai. Setibanya di sungai, ia langsung melepaskan kail umpannya. Dia berdoa agar mendapatkan ikan yang banyak. Ia merasa sangat senang ketika ikan yang didapatnya besar-besar. Namun, petani itu terkejut menemukan ikan itu bisa berbicara dan memintanya untuk tidak memakannya. Setelah itu, petani segera melepaskan ikan. Kemudian petani itu semakin terkejut ketika ikan itu berubah menjadi seorang wanita yang cantik. Ternyata ikan itu adalah seorang putri yang dikutuk dan berubah menjadi ikan. Dia mengucapkan terima kasih dan setuju untuk menjadi istrinya sebagai gantinya.

Sebelum menjadi istrinya, petani diberi satu syarat bahwa ia tidak boleh menyebutkan bahwa istrinya berasal dari ikan. Jika larangan itu dilanggar, bencana yang begitu mengerikan akan terjadi. Petani itu akhirnya setuju. Setelah menikah, mereka dikaruniai seorang putra yang tampan.
Tetapi putranya memiliki satu sifat yang mengejutkan orang lain. Anak ini sering menghabiskan makanan mereka karena tidak pernah merasa kenyang. Lalu pada suatu hari, ibunya meminta anak tersebut untuk membawa makanan ke ladang. Namun sayang, hal itu tidak benar-benar dilakukannya, anak itu makan makanannya sendiri dan kemudian tidur di gubuk. Lalu, sang ayah yang sedang menunggu makan merasa haus dan lapar dan memutuskan untuk pulang. Dalam perjalanan pulang, dia melihat putranya sedang tidur. Saat itu, sang petani sangat marah kepada anaknya karena sedang memakan jatah makannya. Karena amarah yang begitu besar, petani ini lupa akan janji yang telah disepakati dengan istrinya. Dia memberi tahu anak itu bahwa dia adalah anak ikan. Sejak insiden tersebut, istrinya marah dan menghilang. Kemudian, datang air yang awalnya terbuat dari jejak kaki. Kemudian terbentuklah danau yang kita kenal sekarang sebagai Danau Toba.