Senjata Tradisional Asli Indonesia

Senjata Tradisional Asli Indonesia

Senjata Tradisional Asli Indonesia – Senjata, adalah sebuah benda yang mempunyai fungsi untuk melukai dan membunuh seseorang atau menghancurkan sesuatu. Biasanya senjata tercipta karena ada nya sebuah keresahan dalam sebuah kondisi kritis yang membuat seseorang untuk menyerang ataupun membela diri. Sebenarnya konotasi senjata itu sendiri adalah negatif karena untuk melukai bahkan membunuh seseorang. Seperti yang kita tau, melukai atau membunuh seseorang adalah perbuatan yang tidak baik.

Senjata Tradisional Asli Indonesia

info lainnya : kooratna

Tetapi untuk senjata tradisional ini biasanya tercipta untuk perang melawan penjajah pada zaman penjajahan. Seperti yang kita tau, Indonesia pernah mengalami penjajahan yang dilakukan oleh, Portugis, Belanda, dan juga Jepang. Para penduduk Indonesia pun mencoba untuk membuat senjata untuk mengusir para penjajah itu. Tetapi ada juga beberapa senjata tradisional yang identik dengan berbau mistis. Tentu saja setiap senjata memiliki ciri khas dan juga asal yang berbeda-beda. Pastinya kalian ingin tau kan senjata apa saja yang berasal asli dari Indonesia ini. Boleh kalian simak yuk.

Senjata Tradisional Indonesia :

1. Rencong / Aceh

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam punya senjata tradisional yang bernama rencong. Senjata ini mirip pisau dengan gagang yang khas. Rencong juga punya sejarah yang kuat di Aceh karena termasuk kekuatan kala melawan penjajah yang datang. Sampai sekarang pun, rencong masih digunakan untuk senjata perlindungan diri dari kejahatan. Beberapa masyarakat lokal di Aceh pun banyak juga yang menjadikan senjata ini sebuah pusaka atau jimat untuk keselamatan.

2. Karumbiak / Sumatra Barat

Bentuknya memang kecil, tapi senjata tradisional yang satu ini sangat populer di berbagai daerah bahkan hingga negara tetangga. Bentuknya seperti kuku macan dan cara menggunakannya pun butuh keahlian khusus. Untuk perlindungan diri, senjata ini bisa menimbulkan luka yang sangat fatal. Sekarang masyarakat Minangkabau sering menggunakan senjata ini untuk mencabut akar di ladang. Namun, senjata ini juga diperkenalkan di film laga The Raid yang diputar di seluruh Indonesia dan negara-negara tetangga.

3. Klewang / Sumatra Selatan

Meskipun berasal dari Sumatera Selatan, klewang sudah digunakan saat Perang Aceh pada masa penjajahan dulu. Senjata yang berukuran antara 38 – 76 cm ini sangat efektif untuk pertarungan jarak dekat. Bentuk klewang mirip dengan golok karena punya memiliki satu mata pisau. Hal yang membedakan adalah bagian pegangannya yang punya ciri bulat di bagian ujung.

4. Golok / Jakarta

Orang Betawi asli pasti masih punya senjata tradisional ini di rumahnya. Golok sudah bukan lagi sekadar senjata tradisional asal Jakarta, tapi sudah menjadi salah satu harta untuk masyarakat aslinya. Senjata tradisional ini pun masih sering digunakan untuk seni bela diri silat Betawi yang dibawakan pada acara-acara adat. Golok sangat terkenal dengan tokoh si Pitung, sosok jagoan pengusir penjajah asal tanah Betawi. Seiring perkembangan zaman, golok pun berfungsi untuk membantu urusan rumah dan kebun masyarakat lokal.

5. Kujang / Jawa Barat

Bentuk kujang sangat melengkung unik dengan pisau yang bermotif. Hal ini yang membuat senjata ini banyak jadi benda koleksi sekarang. Beberapa orang sering menyebut kujang sebagai goloknya orang Sunda. Senjata ini masih sering digunakan untuk atraksi seni bela diri.

6. Keris / Jawa

Kebudayaan Jawa menganggap keris sebagai pusaka sakti yang suci. Ukuran keris pun bervariasi dengan motif yang berbeda-beda pula. Pengrajin keris juga biasanya orang yang andal dalam bidangnya dan keahliannya terus menjadi warisan secara turun-temurun. Bentuk keris yang berliku ini dimaksudkan untuk menimbulkan luka yang fatal saat digunakan sebagai senjata perlindungan diri. Keris pun masih dianggap memiliki kekuatan sampai sekarang. Beberapa masyarakat masih melakukan upacara adat untuk keris pada waktu-waktu tertentu.

7. Celurit / Madura

Bentuknya yang seperti bulan sabit ini membuat celurit juga sering disebut sabit oleh sebagian masyarakat. Senjata tradisional asal Madua ini sering dijadikan alat perlindungan diri atau perkakas untuk memotong rumput. Beberapa masyarakat Madura pun banyak yang masih menyimpan senjata ini di rumah sebagai pajangan.

8. Badik / Sulawesi

Badik merupakan senjata khas masyarakat Bugis dan sudah digunakan sejak zaman penjajahan dulu. Bentuknya mirip dengan rencong asal Aceh, tapi memiliki pisau yang lebih kecil. Keunikan dari senjata ini adalah sarungnya yang memiliki motif khas dan menjadikannya sebuah senjata yang cantik untuk dipajang.

9. Parang / Maluku

Kamu pernah lihat uang pecahan Rp1.000 yang menampilkan pahlawan asal Maluku, Thomas Matulessy. Pahlawan nasional itu membawa parang yang melambangkan perlawanan terhadap penjajah pada masa lalu. Bentuk pisaunya akan semakin melebar di bagian ujungnya, sedangnya bagian pangkal yang dekat dengan gagang lebih kecil.

10. Pedang Jenawi / Riau

Kabarnya, panglima perang Kerajaan Sriwijaya menggunakan pedang ini untuk berperang. Bentuknya lurus memanjang dengan bagian ujung meruncing. Senjata tradisional ini semakin langka dan sulit kalian temui pada masa sekarang hingga banyak kolektor yang mencarinya.

11. Terapang / Lampung

Bentuknya memang menyerupai keris. Bedanya adalah pada lekukan yang sedikit dan tidak terlalu kentara. Senjata tradisional ini juga menjadi kearifan lokal masyarakat Melayu yang ada di Indonesia. Sarung pelindungnya juga terbuat dengan motif yang cantik.

12. Dohong / Kalimantan Barat

Senjata ini punya gagang bulat yang terbuat dari kayu. Dohong menggunakan mata pisau yang ada pada tombak. Senjata tradisional ini merupakan kekayaan dari masyarakay Dayak Nganju yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.

13. Siwar Panjang / Bangka Belitung

Senjata ini layaknya pedang dengan dua mata pisau. Bentuknya lurus memajang dengan gagang yang terbuat dari kayu. Dulunya senjata ini juga digunakan untuk berperang dan alat perlindungan diri. Sekarang siwar panjang sudah banyak diperjualbelikan untuk benda koleksi dan pajangan di rumah.

14. Belati / Papua

Senjata ini biasanya terbuat dari tulang kaki burung kasuari asal Papua. Tulang tersebut biasanya sangat kuat dan mudah untuk menajamkannya. Masyarakat lokal pun biasanya membuat dari kayu yang  mereka tajamkan. Senjata tradisional ini masih digunakan oleh sebagian masyarakat Papua untuk berburu hewan liar di hutan.