Hewan Endemik Jepang Yang Unik

Hewan Endemik Jepang Yang Unik – Pastinya ketika kita membahas negara Jepang pasti akan ada terlintas di otak kita tentang teknologi-teknologi ataupun para pembuat robot. Seperti yang kita tau, Jepang ini memiliki masyarakat yang nilai akademik nya di atas rata-rata dari negara-negara maju lainnya. Tentu saja dengan prestasi seperti itu remaja-remaja yang ada di Jepang juga memiliki ilmu akademik yang sangat bagus. Tidak heran jika remaja-remaja Jepang mampu membuat robot ataupun sistem komputerisasi yang canggih sedang umur dini.

Hewan Endemik Jepang Yang Unik

info lainnya : kooratna 

Negeri Sakura ini bukan hanya memiliki teknolog-teknologi yang canggih. Jepang juga mempunyai budaya ataupun seni yang sangat menarik dan tentunya sangat menarik perhatian dunia. Salah satunya adalah Anime, J-Pop dan makanan. Anime adalah salah satu karya dari bangsa Jepang yang telah mendunia, banyak sekali penggemar Anime di seluruh dunia bukan hanya di Indonesia saja. Anime ini sendiri sudah menjadi bisnis besar yang juga tentunya memberikan untung besar kepada Negara. Dan juga ada  J-pop, seperti yang kita tau, hidup tidak akan indah tanpa adanya musik. Musik Jepang memiliki ciri khas nya sendiri, musik yang khas tetapi memiliki nada yang cukup sulit dimainkan. Contohnya yang terkenal di Indonesia ada JKT48, sister idol grup dari AKB48 yang berpusat di Jepang, musik dari JKT48 ini mengikuti lagu-lagu dari AKB48 yang tentunya memiliki musik yang Jepang banget. Terakhir ada makanan, kalau ini sudah tidak usah dijelaskan ya. Pasti kalian sudah tau banyak.

Tapi kita kali ini akan terlepas dari hal-hal tersebut. Kita akan membahas yang mungkin jarang sekali menjadi pembahasan. Yaitu Hewan Endemik Jepang. Tentunya setiap negara memiliki hewan endemik nya tersendiri karena memiliki wilayah dan juga cuaca yang berbeda. Para hewan pun pastina lebih memiliki tempat yang menurutnya nyaman untuk mereka tinggali.

Tidak pakai lama, langsung kita bahas saja, hewan endemin asal Jepang yang tentunya unik-unik seklai. Yuk kita simak.

Hewan Endemik Asal Jepang

1. Kelinci Amami

Jika biasanya kelinci memiliki telinga yang panjang, lain halnya dengan kelinci amami. Mamalia asal Jepang ini mempunyai telinga dan kaki yang pendek. Ini karena mereka adalah sisa-sisa kelinci purba yang pernah menghuni daratan Asia.

Ciri khas lain yang dimilikinya adalah tubuhnya besar dan tertutupi oleh bulu berwarna cokelat tua yang tebal. Kakinya juga mempunyai cakar yang kuat, tidak seperti kelinci pada umumnya.

2. Spider Crab

Jika biasanya kelinci memiliki telinga yang panjang, lain halnya dengan kelinci amami. Mamalia asal Jepang ini mempunyai telinga dan kaki yang pendek. Ini karena mereka adalah sisa-sisa kelinci purba yang pernah menghuni daratan Asia.

Ciri khas lain yang Sprider Cran miliki adalah tubuhnya besar dan ditutupi oleh bulu berwarna cokelat tua yang tebal. Kakinya juga dilengkapi dengan cakar yang kuat, tidak seperti kelinci pada umumnya.

3. Salamander Raksasa

Salamander biasanya bukan hewan yang menakutkan karena ukurannya tergolong kecil, seperti kadal. Namun lain halnya dengan satu jenis salamander endemik Jepang ini. Mereka mempunyai nama salamander raksasa karena panjang badannya bisa mencapai 1,9 meter. Tak heran jika hewan ini dinobatkan sebagai amfibi terbesar kedua di dunia.

Salamander raksasa ini memiliki kulit berwarna cokelat kehitaman untuk membantunya berkamuflase di dasar sungai. Walaupun besar, mereka tetap memakan hewan-hewan kecil seperti serangga, ikan kecil, dan katak. Kamu bisa menjumpainya di sungai bagian utara Kyushu dan bagian barat Honshu.

4. Hiu Goblin

Hiu goblin termasuk salah satu fosil berjalan yang ada di dunia. Julukan itu diberikan kepada hewan-hewan prasejarah yang masih hidup hingga saat ini. Diduga spesies hiu ini sudah ada sejak 125 juta tahun yang lalu.

Sebenarnya hiu goblin juga bisa kalian temui di luar Jepang. Namun mereka lebih sering menampakkan diri di wilayah negara tersebut. Hiu goblin hidup jauh di bawah permukaan laut, yaitu di kedalaman 1.200 meter. Ciri khasnya adalah gigi yang bergerigi seperti kawat, moncong yang panjang, serta mata yang tajam.

5. Kera Salju

Kera salju atau kera Jepang adalah primata yang hidup di dataran tinggi bersalju. Ciri-ciri fisik kera ini adalah wajah yang berwarna merah muda dengan tubuh yang tertutupi oleh rambut abu-abu. Mantel bulu mereka sangat tebal, sesuai dengan habitatnya yang dingin.

Kamu bisa menjumpai kera salju di Gunung Arashiyama dan Joshin-Etsu Kogen National Park. Tidak jarang mereka turun ke pemandian air panas yang waga miliki dan berendam di sana bersama dengan para pengunjung.

6. Ayam Pagar Hijau

Tergolong satwa endemik, ayam pegar hijau dinobatkan sebagai burung nasional Jepang. Utamanya, mereka bisa kalian lihat di daerah Honshu, Kyushu, dan Shikoku. Ciri fisik yang khas dari unggas ini adalah bulu berwarna hijau di bagian dada dan panggulnya.

Di Jepang, tidak semua orang bisa menangkap ayam ini. Hanya mereka yang memiliki izin berburu oleh pemerintah yang boleh berburu burung Ayam Pagar Hijau. Itu pun memiliki batas hanya dua burung jantan per hari. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kepunahan ayam pegar hijau.

7. Tanuki

Tanuki adalah anjing rakun yang bisa kalian temukan pada sebagian besar wilayah Jepang dan China. Mereka sangat terkenal di dalam cerita rakyat Jepang. Masyarakat mempercayai bahwa mereka bisa mengubah bentuknya menjadi manusia dan menyamar sebagai benda sehari-hari. Selain itu, tanuki juga dianggap sebagai lambang kemakmuran.

Tidak seperti namanya, mereka tidak memiliki hubungan sama sekali dengan rakun. Alih-alih, mamalia ini tergabung dalam famili Canidae bersama dengan serigala dan rubah. Yang perlu kamu ingat, walaupun terlihat menggemaskan anjing rakun ini termasuk hewan liar.