Hewan Khas Korea Selatan Dari Endemik Sampai Unik

Hewan Khas Korea Selatan Dari Endemik Sampai Unik – Korea Selatan, bisa kita sebut sebagai surganya entertaint. Bagaimana tidak? Penonton dari drama korea saja, bisa mencapai lebih dari 1/2 penduduk dunia. Belum lagi konten-konten lainnya seperti mukbang, talkshow dll. Dan tentu saja tidak lupa dengan K-pop nya. Riset mengatakan hampir 3/4 dunia ini mengikuti perkembangan K-pop ini. Seperti yang kita ketahui, artis-artis dalam K-pop ini tentu memiliki daya tariknya sendiri, yang boyband dengan ketampanannya dan juga girlband dengan kecantikannya. Tentu saja negara Korea Selatan ini sangat pantas untuk kita sebut sebagai surganya entertaint.

Hewan Khas Korea Selatan Dari Endemik Sampai Unik

info lainnya : kooratna

Selain dengan entertaintnya, banyak sekali sebenar nya yang bisa kita bahas seputar Korea Selatan ini. Negara ini juga termasuk negara maju di Asia. Tidak kalah dengan Jepang, Korea Selatan pun memiliki teknologi-teknologi yang mempuni juga tentunya. Seperti halnya otomotif, Korea Selatan juga memiliki beberapa produk yang bisa bersaing. Seperti Hyundai dan KIA. Tentu banyak sekali hal menarik seputar Korea Selatan ini.

Tetapi dalam banyak nya pembahasan tentang Korea Selatan ini, hanya sedikit saja yang suka membahas tentang flora dan fauna yang ada pada negara ini. Padahal negara ini juga memiliki flora dan fauna yang unik-unik. Kali ini kita akan membahas tentang fauna nya terlebih dahulu. Banyak yang mengatakan juga fauna di Korea Selatan ini mempunyai karakteristik yang unik dan juga ada beberapa yang jarang terekspos dan menjadi asing untuk kacamata dunia. Boleh kalian simak untuk menambah wawasan kalian seputar fauna tentunya.

Hewan Khas Korea Selatan

1. Beruang Asia Hitam

Beruang hitam Asia adalah hewan endemik pertama yang bisa kalian jumpai di Korea Selatan. Bulunya lebat berwarna hitam legam dengan corak V putih di bagian dadanya. Namun sayangnya, beruang hitam Asia kini terancam punah karena banyak diburu untuk diambil bulunya.

Pemerintah Korea Selatan pun berusaha melindungi dan mengembangbiakkannya di Jirisan National Park, taman nasional terbesar di sana. Dilansir A-Z Animals, kini jumlahnya kurang dari 50 ribu ekor di dunia. Selain di Korea Selatan, beruang hitam Asia juga bisa ditemukan di Jepang dan Rusia.

2. Macan Tutul Amur

Macan tutul amur adalah hewan terancam punah lainnya yang hidup di daratan Korea Selatan. Menurut data dari World Wildlife Fund (WWF), jumlah hewan ini hanya mencapai 84 ekor saja di seluruh dunia.

Sebelumnya, macan tutul amur hidup tersebar di semua hutan di Korea. Namun mereka banyak terbunuh ketika perang antara Korea Selatan dan Korea Utara berlangsung. Akhirnya, saat ini mereka lebih banyak hidup di area Korean Demilitarized Zone (DMZ) atau perbatasan militer antara dua negara tersebut.

3. Lynx

Jika dilihat sekilas, hewan yang satu ini sangat mirip dengan kucing domestik. Namun mereka adalah lynx, kucing hutan nokturnal yang suka hidup menyendiri. Mereka banyak tersebar di wilayah Eropa, Amerika Utara, dan Asia.

Salah satu ciri khas yang dimilikinya adalah bulu lebat yang sangat panjang. Karakteristik tersebut sangat berguna untuk menghangatkan tubuh mereka di musim dingin. Tangan dan kakinya pun tergolong besar untuk ukuran kucing. Ini berguna untuk berlari dan melompat saat sedang berburu.

Namun kalian jangan berharap untuk bisa melihat mereka, ya. Seperti yang telah disebutkan, lynx suka menyendiri. Mereka hanya keluar di malam hari dan akan menghindar ketika melihat manusia atau hewan lainnya.

4. Bangau Leher Putih

Korea Selatan juga dikenal memiliki spesies burung yang beragam. Salah satunya adalah bangau leher putih atau white-naped crane.

Bangau leher putih banyak ditemukan di rawa berumput sekitar DMZ. Namun cukup sulit untuk menemukannya karena mereka sering bermigrasi ke negara lain dan kembali lagi ke Korea Selatan.

Karakteristik yang mencolok dari burung ini adalah area sekitar matanya yang berwarna merah. Bulunya yang berwarna abu-abu dan putih membuatnya terlihat elegan. Sayangnya, burung ini masuk ke dalam hewan yang terancam punah versi IUCN.

5. Lungless Salamander

Lungless salamander terkenal juga sebagai salamander tanpa paru-paru. Mereka hidup di bawah batu dan bernapas menggunakan kulitnya.

Para peneliti menemukan spesies ini pada tahun 2003 dan memberinya nama Karsenia koreana. Dilansir LiveScience, hingga saat ini merekalah satu-satunya spesies salamander tanpa paru-paru yang hidup di Asia.

6. Siberian Musk Deer

Siberian musk deer adalah kijang unik yang memiliki taring panjang. Itulah kenapa mereka juga terkenal sebagai kijang vampir. Walaupun terlihat menakutkan, mereka sebenarnya tidak berbahaya dan hanya mengonsumsi tumbuh-tumbuhan. Ternyata hanya kijang jantan yang memiliki taring.

Dilansir LiveScience, mereka menggunakannya untuk bertarung dengan satu sama lain selama musim kawin. Lagi-lagi, sayang sekali mereka terancam punah karena manusia banyak mengincar kelenjar bau yang tersimpan di dalam perutnya. Manusia mengolahnya menjadi parfum dengan aroma musk.

7. Paus Minke

Untuk spesies laut, salah satu yang bisa kalian temukan di Korea Selatan adalah paus minke. Mereka merupakan paus terkecil di dunia, dengan panjang tubuh sekitar delapan meter.

Namun sulit untuk mendeteksi keberadaan paus minke mengingat mereka sering berenang ke luar wilayah Korea Selatan. Makhluk laut ini juga sering diburu untuk diambil dagingnya sehingga otoritas Korsel meningkatkan usaha untuk mencegah perburuan ilegal.

8. Bebek Mandarin

Berbeda dengan bebek lainnya, bebek mandarin memiliki bulu yang indah karena berwarna-warni. Kombinasi antara cokelat, kuning keemasan, hijau, merah, dan ungu membuat penampilannya sangat unik. Bebek ini sering kali ditemukan di semenanjung Korea, pegunungan Gumisan dan Tohamsan.