Fakta Dari Orca, Sang Paus Pembunuh

Fakta Dari Orca, Sang Paus Pembunuh – Hewan ini memiliki nama yang keren, yaitu Orca. Orca adalah salah satu hewan terbesar di dunia. Dengan panjang mencapai 8,5 meter serta berat 7200 Kg. Tentunya ketika kalian melihat hewan ini di laut lepas secara langsung. Pastinya lebih besar dari apa yang kalian bayangkan. Apa lagi hewan ini hidup dalam lautan. Pastinya sangat mengerikan ketika kita melihat laut biru yang gelap lalu muncul sosok Orca ini.

Fakta Dari Orca, Sang Paus Pembunuh

info lainnya : kooratna

Kalau kalian adalah seseorang yang suka sekali dengan kehidupan laut, tentunya pembahasan Orca ini bisa membuat kalian tertarik. Dengan adanya informasi ini juga bisa membuat kalian mengenal Orca ini. Tentunya kalau bertemu dengan hewan apapun itu jangan pernah mengganggu nya, karena mereka tidak akan mengganggu manusia kalau tidak di ganggu terlebih dahulu. Kalau kalian ingin tau fakta tentang Orca ini. Yuk boleh kalian simak.

Fakta Tentang Orca, Sang Paus Pembunuh

1. Awal Mula Nama Paus Pembunuh

Mengapa disebut paus pembunuh? Paus pembunuh itu pernah disebut “pembunuh paus” oleh pelaut yang melihatnya menyerang paus. Seiring berjalannya waktu, nama itupun terbalik. Dan akhirnya sebutan untuk Orca ini menjadi Paus Pembunuh.

2. Paus Pembunuh Bukan Ikan, bahkan Bukan Paus

Paus pembunuh bukanlah ikan. Mereka adalah mamalia laut. Namun, paus pembunuh juga bukanlah paus. Paus pembunuh adalah sejenis lumba-lumba. Jenis lumba-lumba yang terbesar. Mungkin karena ukurannya yang besar, mamalia ini disebut paus.

3. Paus Pembunuh Terbesar yang Pernah Diketahui adalah Sepanjang 9,8 Meter

Benar-benar besar, sepanjang bus sebagai perbandingan. Beratnya sekitar 11 ton atau 9.979 kilogram, atau setara gajah Afrika.
Biasanya, paus pembunuh memiliki panjang antara 4,9-9,1 meter dan berat sekitar 3-6 ton atau sekitar 2.722-5.443 kilogram. Laki-laki lebih besar dari betina. Bahkan, saat lahir, paus pembunuh sudah berusia sekitar 2,4 meter dan beratnya 181 kilogram-400 kilogram. Tidak heran jika paus pembunuh menjadi predator terbesar di dunia.

4. Paus Pembunuh Berburu dalam Kelompok dan Memiliki Tingkat Keberhasilan Berburu yang Tinggi

Paus pembunuh adalah karnivora. Mereka makan ikan, termasuk hiu putih, cumi, kepiting, lobster, anjing laut, singa laut, dugong, burung laut, penguin, kura-kura laut dan tentu saja, paus, termasuk paus sperma bayi dan paus biru bayi. Menurut para ilmuwan, mereka juga akan makan beruang kutub jika ada kesempatan. Paus pembunuh berburu dalam kelompok. Didukung dengan kecerdasan mereka, paus pembunuh memiliki tingkat keberhasilan berburu yang tinggi.

5. Paus Pembunuh adalah Makhluk Sosial dan Memiliki Bahasa Sendiri

Orca adalah makhluk yang sangat sosial. Paus pembunuh bisa berkumpul bersama untuk membentuk klan. Mereka juga dapat terbagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Pasukan Orca ini berburu dan tidur bersama. Mereka berkomunikasi satu sama lain dan saling membantu saat mengalami masalah. Bila salah satu anggota mati, sisanya diyakini berkabung. Bahasa paus pembunuh adalah salah satu yang paling kompleks dalam kerajaan hewan. Mereka menghasilkan peluit bernada tinggi, panggilan berdenyut, dan suara frekuensi rendah. Peluit digunakan untuk komunikasi jarak dekat atau komunikasi pribadi, sementara panggilan berdenyut digunakan untuk komunikasi jarak jauh. Selain berkomunikasi melalui suara, paus pembunuh berkomunikasi melalui sentuhan dan melalui berbagai gerakan, seperti menepuk-nepuk siripnya.

6. Paus Pembunuh Tidak Dapat Mencium Bau

Paus pembunuh tidak memiliki organ penciuman atau cuping otak yang didedikasikan untuk berbau sehingga diyakini bahwa mereka tidak dapat mencium bau. Namun, mereka memiliki indera penglihatan dan pendengaran yang baik. Mereka bisa mendengar lebih baik dari pada anjing dan bahkan kelelawar.

7. Paus Pembunuh Tidur dengan Satu Matanya Saja

Banyak yang salah mengira bagian putih dari ikan paus itu adalah matanya, padahal bukan. Mata paus pembunuh memiliki letak yang tidak berbeda jauh dengan mata lumba-lumba lainnya. Dan seperti lumba-lumba lainnya, paus pembunuh tidak bisa sepenuhnya tidur karena mereka harus naik ke permukaan untuk bernapas sesekali. Sebaliknya, mereka tidur dengan hanya setengah dari otak mereka. Jika mata kiri paus pembunuh terbuka, itu berarti sisi kanan otaknya sudah terjaga dan yang lainnya tertidur, dan sebaliknya.

8. Paus Pembunuh adalah Mamalia dengan Penyebaran Terbesar (Tanpa Menghitung Manusia)

Paus pembunuh dapat ditemukan di semua samudra di dunia, di perairan hangat dan dingin, bahkan di perairan yang membekukan. Bagaimana mereka bisa selamat dari kedinginan? Mereka memiliki lapisan lemak tebal di bawah kulit mereka, yang disebut blubber. Meski populasi mereka besar dan terdistribusi secara merata di seluruh samudra serta tidak ada perburuan terhadap mereka dalam skala besar, ini tidak menjamin bahwa paus pembunuh tidak akan punah. Mereka mudah terserang polusi dan populasi mereka juga bisa turun jika mereka kesulitan mencari mangsa akibat polusi.

9. Paus Pembunuh Tertua yang Diketahui Berumur 103 Tahun

Paus pembunuh hidup lama, lebih dari 90 tahun. Betina hidup lebih lama dari pada jantan. Paus pembunuh sering meninggal karena usia tua atau sakit.

10. Di Alam Liar, Paus Pembunuh Tidak Pernah Tercatat Membunuh Manusia

Tidak ada paus pembunuh yang terlihat menyerang, apalagi makan manusia di alam bebas. Sementara di penangkaran, lain cerita. Beberapa pelatih dan pegawai taman air laut telah diserang oleh paus pembunuh, dan di antaranya terbunuh. Namun, para ilmuwan mengklaim bahwa ini terjadi oleh tekanan pada bagian tubuh paus pembunuh yang membuatnya bertindak agresif. Paus pembunuh bernama Tilikum ini telah membunuh tiga pelatih berbeda pada tahun 1991, 1999, dan 2010.