Hewan Hasil Dari Eksperimen Kloning Yang Berhasil

Hewan Hasil Dari Eksperimen Kloning Yang Berhasil – Kloning, mungkin kita sering dengar kloning ini ada pada serial-serial televisi. Atau pada serial Naruto yang bisa membuat kloning dirinya sendiri menjadi banyak. Arti Kloning adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan sel induknya tanpa proses pembuahan. Jadi kloning ini bisa terbilang salah satu eksperimen yang di lakukan manusia agar bisa menciptakan DNA keturunan yang sama.

Hewan Hasil Dari Eksperimen Kloning Yang Berhasil

info lainnya : kooratna

Tentunya kloning ini bisa menjadi efek buruk dan juga efek baik nya, contoh efek baiknya adalah kloning bisa mengembangkan dan juga memperbanyak dari bibit-bibit unggul. Dan efek buruknya adalah biasanya hasil dari kloningan akan rentang terhadap penyakit. Karena kloningan biasanya tidak memiliki imunitas, jadi sangat rentang akan penyakit.

Biasanya untuk kloningan ini dilakukan kepada hewan. Seperti hewan peliharaan yang telah mati atau pun mempunyai hewan ternak yang menjadi bibit unggul untuk bisa berkembang. Sudah ada loh beberapa hewan yang menjadi kloning dan sukses sempurna. Mungkin kali ini seru untuk kita bahas ya, hewan apa saja yang berhasil melakukan kloning. Mari kita Simak.

Hewan Hasil Kloning

1. Domba Bernama Dolly

Dolly merupakan domba hasil kloning, sekaligus juga sebagai mamalia pertama hasil kloning sel dewasa. Seperti yang ada pada berita animalresearch.info, para ilmuwan di Roslin Institute telah mengembangkan cara menduplikasi sel domba dewasa berusia enam tahun. Para ilmuwan tadi menemukan cara supaya sel yang terambil dari domba dewasa dapat tetap hidup dan langsung melakukan program ulang agar fungsi-fungsi kehidupannya tidak hilang. Dan pada akhirnya, ilmuwan genetika telah berhasil meng-kloning seekor domba bernama Dolly. Hasil kloning tersebut sangat mirip secara anatomi maupun genetika dengan domba-domba lainnya. Dilahirkan pada 1996 silam, Dolly memiliki keturunan dengan cara normal, dimana ini membuktikan bahwa kloning dapat bereproduksi dengan normal. Pada 2003 Dolly mati karena harus di eutanasia karena Dolly menderita tumor paru-paru, sebuah penyakit yang umu yang biasa pada domba dewasa akibat tumbuh besar dalam ruangan.

2. Kucing Bernama Garlic

Tidak hanya domba, kucing juga bisa melakukan kloning. Melansir jurnal sains yang termuat dalam the-scientist.com, ada kisah haru dari proses kloning kucing yang mempunyai nama Garlic ini. Seorang bernama Huang telah kehilangan kucing kesayangannya karena mati. Terlalu larut dalam kesedihan, Huang mencari jasa perusahaan bioteknologi, Sinogene.

Perusahaan bioteknologi tersebut berhasil mengklon kucing yang telah mati tersebut, dan menghasilkan tiruan yang diberi nama Garlic. Senogene merupakan sebuah perusahaan bioteknologi yang menawarkan layanan jasa kloning hewan sejak 2015 silam.

Kebanyakan dari seluruh permintaan klien mereka, anjing dan kucing adalah hewan yang paling banyak mendapatkaan permintaan. Dengan anggaran USD 53.000 atau sekitar Rp740 juta, para pemilik hewan sudah bisa memesan satu ekor hewan peliharaan. Hasil klon terjamin mirip secara karakter, anatomi dan genetiknya, karena pada dasarnya kloning merupakan duplikasi.

3. Kuda Bernama Prometea

Pada 2003 lalu seekor kuda telah berhasil di kloning, dan diberi nama Prometea. Proses kloning ini cukup unik, yakni mengambil inti sel kulit kuda dewasa dan langsung memodifikasi yang pada akhirnya masuk pada sel telur yang kosong. Dan akhirnya menjadi sebuah pembuahan pada sel telur tersebut sehingga terjadi lah kehamilan kloning.

Menurut ilmuwan, mengklon kuda akan membawa dampak positif untuk menghasilkan duplikasi atau “keturunan” yang lebih baik dan lebih tahan terhadap penyakit. Bahkan kedepannya, bisa saja kloning kuda menghasilkan kuda-kuda juara yang dapat bertanding di kejuaraan dunia. Kuda ini juga termasuk kuda balap. Hasil dari cloning ini  termasuk berhasil karena memiliki kontesk manus ia yang ketat.

4. Anjing Snuppy

Anjing merupakan hewan peliharaan yang telah manusia anggap sebagai sahabat terbaik. Kloningan ini memiliki nama Snuppy, anjing hasil kloning ini lahir pada 2005 silam, dan mati sepuluh tahun kemudian pada 2015. Melansir berita time.com, Snuppy merupakan hasil kloning pertama dari jenisnya. Lalu sang pemilik ingin mempunyai anjing yang sama seperti Snuppy ini. Agar tidak merasa kehilangan akan anjing kesayangannya ini

Melakukan proses kloning di Korea Selatan, Snuppy hidup layaknya anjing-anjing yang sangat aktif pada umumnya. Saat ini para ilmuwan tengah berusaha mengklon anjing-anjing dari jenis lainnya, dengan harapan dapat menghasilkan klon yang lebih panjang umur dan tahan terhadap penyakit.  Karena untuk teknologi saat ini untuk sistem kloning masih banyak kekurangannya termasuk dalam daya tahan. Biasanya hasil kloning lebih rentang terhadap penyakit. Karena tidak memiliki imunitas yang sama seperti hewan normal lainnya.

5. Serigala Snuwolf dan Snuwolffy

Korea Selatan telah berhasil mengklon serigala abu-abu pada 2005 silam, bukan hanya seekor melainkan dua ekor, diberi nama Snuwolf dan Snuwolffy. Ada yang mengetakan bahwa ilmuwan Korea Selatan berhasil memodifikasi sel punca serigala untuk dijadikan “bahan baku” klon.

Sayangnya terdapat perdebatan dalam kasus klon ini, dimana jurnal ilmiah asli hasil laporan prosedur kloning ini terkesan tersembunyi dan tertutup oleh pihak ilmuwan yang melakukan kloning serigala tersebut. Karena seperti yang kita ketahui, kloningan ini belum lah legal. Jadi masih banyak yang membuka praktek secara diam diam.