Tips Merawat Tanaman Hias Untuk Pemula

Tips Merawat Tanaman Hias Untuk Pemula – Tanaman hias adalah tanaman yang biasanya di pelihara dalam rumah ataupun di halaman rumah. Biasanya tanaman hias memiliki bentuk yang indah atau pun unik. Biasanya ibu-ibu lah yang suka memelihara tanaman hias ini. Karena biasanya dengan memelihara tanaman hias akan membuat suasana rumah menjadi lebih tenang. Dan juga seperti hal nya tanaman, ketika pagi hari dan juga siang hari tanaman bisa mengeluarkan oksigen yang membuat sekitar rumah kalian memiliki udara yang segar.

Tips Merawat Tanaman Hias Untuk Pemula

info lainnya : kooratna

Tentunya sangat bermanfaat sekali ketika kita memelihara tanaman hias dalam rumah. Tapi ada juga banyak orang yang takut memelihara tanaman hias karena takut mati. Seperti yang kita tau, tanaman hias memiliki harga yang lumayan mahal. Tentunya sangat di sayangkan sekali ketika tidak bisa merawatnya.

Kali ini akan ada tips nih untuk kalian yang blm pernah memelihara tanaman hias tetapi ingin memeliharanya. Tenang, untuk pemula seperti kalian boleh nih ikuti tips-tips ini agar kalian bisa merawat tanamah hias dengan baik. Yuk boleh kalian simak.

Tips Merawat Tanaman Hias

1. Menyirami Tanaman

Semua tanaman hias memiliki kebutuhan penyiraman yang berbeda, tergantung pada jenisnya, dan bagaimana mereka tumbuh. Yang terbaik adalah menyiram sesuai kebutuhan masing-masing tanaman, daripada dengan jadwal yang telah ditetapkan. Jadi kita tidak harus menyiram pagi dan sore, namun lebih memperhatikan kondisi tanahnya. Secara umum, tanaman harus kalian siram ketika bagian atas media tanahnya terlihat kering. Kamu bisa mencoba memasukkan jari sedalam 2-3 cm untuk mengetahui apakah tanah di sana masih basah atau sudah kering dan perlu disiram. Perlu kalian ketahui, kaktus dan sukulen membutuhkan lebih sedikit air, sedangkan tanaman berbunga biasanya membutuhkan lebih banyak air. Overwatering adalah salah satu penyebab paling umum kematian tanaman hias, sehingga kita perlu mengetahui kapan waktunya disiram.

2. Pupuk Tanaman Secara Berkala

Seperti menyiram, tidak ada aturan yang mudah untuk mengetahui berapa banyak pupuk harus diberikan pada tanaman. Pemupukan umumnya tergantung pada tingkat pertumbuhan dan usia tanaman, serta kondisi media dan tanamannya sendiri. Intinya, jangan lupa untuk mengikuti petunjuk labelnya untuk mengetahui berapa banyak pupuk yang harus digunakan. Seperti penyiraman, penting untuk menghindari pemupukan yang berlebihan pada tanaman hias kita. Terlalu banyak pupuk dapat membakar akarnya dan menghambat pertumbuhannya. Untuk varietas berbunga, gunakan pupuk di mana tiga angka pada label (masing-masing nitrogen, fosfor, dan kalium) relatif sama. Jika kandungan nitrogen terlalu tinggi, tanaman dapat menumbuhkan banyak daun, tetapi sedikit bunga.

3. Mengganti Pot Tanaman

Untuk mengetahui bahwa tanaman kita perlu di-repotting atau diganti potnya, kita bisa memeriksa sistem akarnya. Jika akarnya memenuhi bagian dalam wadah, mungkin sudah waktunya untuk merepotting tanaman. Ketika akar tanaman telah melebihi potnya, kita dapat memindahkannya ke wadah yang sedikit lebih besar. Jika kita tetap ingin menaruhnya di pot yang sama, potong sebagian akarnya dengan pisau yang tajam dan tanam kembali ke dalam wadah menggunakan tanah pot yang baru. Saat kita merepotting tanaman hias, ini juga saat yang tepat untuk memecah tanaman dengan banyak batang untuk membuat tanaman baru.

4. Menghilangkan Debu Dari Tanaman

Hampir semua tanaman hias terlihat lebih baik dengan pembersihan rutin. Debu mengumpul pada daun, jadi cucilah dengan pancuran air dengan suhu kamar atau bersihkan dengan sikat lembut jika tanaman memiliki daun berbulu yang dapat menahan kelembapan. Untuk tanaman dengan daun halus, kita juga dapat menggunakan kain untuk menyeka debu yang terkumpul di daun dengan lembut. Ini tidak hanya meningkatkan penampilan tanaman kita, tetapi juga membantunya menyerap lebih banyak cahaya.

5. Memangkas Dan Menghilangkan Ujung Tanaman

Kita dapat memangkas setiap saat sepanjang tahun. Alasan utama memangkas tanaman hias adalah untuk membuatnya terlihat lebih baik dan mencegahnya menjadi terlalu besar. Mirip dengan memecah, memotong tanaman hias yang tumbuh terlalu tinggi membantu meremajakannya. Teknik ini efektif dalam mendorong pertumbuhan baru untuk tanaman trailing seperti ivy Swedia dan pothos yang mungkin telah gundul di pangkalnya. Cobalah untuk membuat potongan tepat di atas satu set kuncup atau tunas samping pada batang yang ingin kita potong. Di sinilah pertumbuhan baru akan dimulai. Juga, singkirkan daun dan batang yang mati atau sakit untuk membantu mencegah penyebaran penyakit. Pinch atau menghilangkan ujung batang dan daun paling atas tanaman, baik dengan kuku atau pemangkas berguna untuk mendorong pertumbuhan tunas samping.

6. Buang Bunga Dan Daun Yang Mati

Pangkas bunga yang telah pudar dari tanaman kita untuk mendorong lebih banyak lagi yang mekar dan membantu mencegah masalah penyakit. Saat melakukannya, pastikan untuk membuang daun kuning, coklat, atau layu. Gunakan pemangkas tangan bermata sempit atau gunting tajam untuk membuat potongan yang bersih tanpa merobek batang tanaman. Sebaiknya bersihkan bilah pemangkas kita dengan alkohol sebelum kalian gunakan lagi pada  tanaman lain untuk menghindari penyebaran hama dan penyakit.

7. Waspadai Penyakit Tanaman

Buang dan musnahkan tanaman hias yang sakit, entah itu daun atau batang yang terkena penyakit, untuk mencegah penyebaran penyakit. Beberapa penyakit disebarkan oleh serangga, jadi menjaga populasi serangga dapat membantu mencegah masalah ini. Beberapa penyakit tanaman hias umum yang harus diwaspadai seperti: embun tepung (terlihat seperti bintik-bintik putih tepung pada daun) bintik-bintik jamur pada daun (bisa berupa bintik-bintik kuning, coklat, atau hitam pada daun) busuk akar (lembek, berwarna gelap) yang biasanya disebabkan oleh overwatering.