Fakta Menarik Dari Ikan Hiu

Fakta Menarik Dari Ikan Hiu – Ikan Hiu, Kalau kita membahas hiu mungkin akan terfikirkan raja lautan. Karena ikan hiu terkenal akan keganasannya di lautan. Ibarat di darat, mungkin hiu adalah singa sang raja hutan. Sama-sama memiliki ketidak takutan akan hewan lainnya. Ikan hiu juga terkenal sangat aggresive apa lagi dengan mencium darah, tentunya hewan ini bisa mencium darah sampai jarak 3 Km.

Fakta Menarik Dari Ikan Hiu

info lainnya : kooratna 

Hewan ini memiliki kespesialan dengan gigi yang tajan serta kekuatan cengkraman rahangnya yang bisa langsung membuat manusia terbelah menjadi dua. Hiu juga tidak takut akan apapun, jika sedang lapar, hewan besar juga akan menjadi santapannya ketika lewat hadapannya.

Sepertinya jika kita membahas fakta tentang hiu sangatlah menarik, mungkin sudah banyak yang tau tetapi mungkin ada juga yang belum tau. Boleh nih kalian simak untuk menambah wawasan juga.

Fakta Menarik Ikan Hiu

1. Hiu Bisa Berhenti Berenang

Hampir semua ikan yang dikenal manusia harus berenang dengan menggerakkan sirip dan ekornya tiada henti untuk bisa hidup dalam air. Tetapi, hiu tidak demikian.

Beberapa jenis hiu bisa menggunakan teknik pernapasan unik bernama ‘buccal pumping’. Bukannya menggunakan sirip untuk memasukkan air beroksigen untuk bernapas, mereka memiliki otot khusus di mulut yang bisa mendorong air masuk mulut sebelum akhirnya disaring oksigennya.

Dengan begitu, hiu bisa diam, terlihat seolah-olah tenggelam, dan tetap hidup. Hebat bukan?

2. Bukan Predator Paling Mematikan di Laut

Benarkah hiu adalah pemangsa paling berbahaya di laut? Jawabannya adalah tidak. Jarang yang tahu bila banyak jenis hiu besar yang justru dimangsa oleh lumba-lumba!

Bukan lumba-lumba yang jadi pemangsa nomor satu di lautan, tetapi paus pembunuh atau yang biasa disebut orca. Paus ini bahkan menjadikan hiu besar seperti hiu mako dan hiu putih raksasa sebagai ‘makan siang’.

3. Hiu Betina Bisa Melahirkan Tanpa Pejantan

Percaya atau tidak, hiu betina bisa bertelur tanpa pejantan. Fenomena yang kerap terkenal dengan parthenogenesis ini juga muncul di dunia ular dan kadal.

Bedanya, hiu betina baru bisa bereproduksi tanpa pejantan saat dia merasa stres. Hal ini terjadi pada seekor hiu kepala martil betina yang berada di akuarium Nebraska, Amerika.

Sayangnya, fenomena parthenogenesis pada hiu sangat berbahaya. Sebab, bayi hiu yang lahir tidak memiliki gen pejantan. Jika hal itu terus berlanjut, bukan tidak mungkin spesies hiu jantan dikemudian hari punah.

4. Hiu Tidak Bisa Sembuhkan Kanker

Menurut mitos yang beredar di masyarakat, beberapa bagian tubuh hiu bisa berguna sebagai obat kanker. Anggapan ini juga sempat menjadi kuat oleh penelitian yang mengatakan hiu mempunyai senyawa kimia bernama ‘squalamine’ yang bisa menjadi obat kanker.

Akan tetapi, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Dr. Gary Ostrander, seorang profesor Biologi dari Johns Hopkins mengatakan bila meskipun jarang kalian temukan hiu yang mengalami kanker, bukan berarti hiu kebal terhadap kanker dan bagian tubuhnya bisa terpakai untuk obat kanker.

Pernyataan Dr. Ostrander itu merujuk pada banyaknya orang yang mengonsumsi sirip hiu sebagai obat kanker. Padahal, jika sirip itu mengandung zat anti kanker, zat itu tetap sulit menghancurkan pusat kanker itu sendiri.

5. Hiu Pernah Menjadi Sebuah Dewa

Di Hawaii dan India, hiu ternyata sempat dianggap sebagai dewa yang membutuhkan persembahan berupa korban manusia. Dewa hiu yang terkenal dari Hawaii terkenal dengan nama Kauhuhu.

Menariknya, manusia yang menjadi persembahan dewa Kauhuhu tidak pernah terpaksa, tetapi mereka dengan sukarela masuk ke lautan penuh hiu. Alasannya pun sederhana, mereka ingin bertemu dengan pencipta mereka.

6. Bukan Hewan Yang Berbahaya Bagi Manusia

Meskipun dilaporkan banyak menyerang manusia, sejatinya hiu tidak bermaksud menyerang manusia. Hiu sendiri adalah ikan pemangsa laut dalam dan bukan ancaman bagi manusia yang hanya berenang di sekitar pantai atau permukaan laut.

Ilmuwan mengatakan bila serangan-serangan hiu itu hanyalah sebuah kecelakaan. Bahkan, hiu-hiu yang menyerang manusia di kawasan pantai adalah mereka yang mengalami masalah navigasi dan terjebak di perairan dangkal.

Celakanya, penelitian menunjukkan bila manusia lah yang membuat hiu agresif dan menyerang manusia. Salah satunya adalah aksi menonton hiu secara langsung lewat kurungan besi yang turun ke dalam air.

Hal itu ternyata bisa membuat hiu semakin ganas dan mengenali manusia sebagai musuh. Ironisnya, aksi itu kini justru ramai pengunjung sebagai sarana rekreasi.

7. Manusia Bisa Lumpuhkan Hiu Dengan Mudah

Membuat hiu terkulai lemas tak berkutik ternyata sangat mudah. Kita hanya perlu membalik tubuhnya, hal yang sama dilakukan oleh paus orca saat berburu hiu. Penyelam pun kerap melakukan hal ini untuk membuat hiu pingsan selama beberapa menit ketika meneliti hiu.

Saat tubuhnya di balik, hiu mengaktifkan sistem pertahanan bernama ‘tonic immobility’. Sistem ini sekilas mirip seperti pura-pura mati yang banyak dilakukan oleh hewan darat.

Ya, hanya dengan membalik tubuhnya dan tetap menjaganya di bawah iar, hiu akan diam tak bergerak selama beberapa menit. Apakah Anda berminat mencobanya?

Dari semua fakta ini tentunya pasti ada dari kalian yang belum tau. Jadi cobalah untuk kalian cernah untuk menambah wawasan kalian.