Mengenal Flora Pohon Beringin

Mengenal Flora Pohon Beringin – Mungkin banyak dari kalian yang tidak pernah melihat secara langsung pohon beringin ini. Apalagi kalau kalian tinggal di kota-kota besar. Pastinya jarang sekali pasti kalian melihat adanya pohon ini. Pohon ini termasuk pohon yang populer karena memiliki batang yang besar. Dan tidak jarang juga sering berkaitan dengan hal mistis. Seperti sering dibilang sebagai rumah genderuwo, atau rumah kuntil anak,dl. Jadi tidak sedikit juga yang memberikan sesajen ke pohon-pohon beringin.

Mengenal Flora Pohon Beringin

info lainnya : kooratna

Selain terkenal mistis pohon ini juga memiliki beberapa keunikan yang mungkin jarang kalian tau, atau mungkin kalian tidak bisa membedakan pohon beringin ini dengan pohon besar lainnya. Kalau gitu boleh yuk kalian simak untuk menambah wawasan kalian dan pastinya seru juga.

Ciri-Ciri Pohon Beringin

1. Akar

Pohon beringin termasuk jenis tanaman berakar tunggang dan memiliki akar berwarna coklat. Akar pada pohon ini menyebar sehingga sanggup berperan sebagai penopang pohon besar tersebut. Bentuk persebaran akar pohon beringin mirip jaring sehingga berfungsi pula seperti sebuah jaring yang bisa mengamankan kebutuhan nutrisi pohon tersebut. Ketika sudah dewasa atau berusia tua, tumbuhan ficus atau beringin akan memunculkan akar gantung. Pada akar beringin, setelah mencapai tanah berfungsi menyerap unsur hara dari tanah, bagian yang berada diatas tanah berubah menjadi batang.

2. Batang

Batang beringin mencapai tinggi hingga 40−50 m dengan diameter batang mencapai 100−190 cm. Beringin memiliki batang tegak, bulat, bentuk batang seperti silindris percabangan simpodial, permukaan kasar, pada batang tumbuh akar gantung berwarna coklat kehitaman. Namun, ukuran beringin tentunya juga tergantung dari kesuburan pohon itu sendiri.

3. Daun

Beringin memiliki daun berbentuk oval, daun tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, berwarna hijau. Permukaan daun licin (leavis) atau mengkilap (nitidus), memiliki sisik daun : pada daun seperti ini, daun menjadi tipis, kering dan membentuk sebuah membran yang memiliki struktur seperti kertas dan berfungsi melindungi tunas. Pada dasarnya fungsi daun beringin adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis, pertukaran CO2 dan O2 serta media penguapan air.

4. Bunga

Beringin juga memiliki bunga jenis tunggal dan bentuk kelopak seperti corong dengan warna hijau. Sementara itu, mahkota bunga beringin berbentuk bulat yang berwarna kuning kehijauan sedangkan bagian putik dan benang sari memiliki warna kekuningan dengan permukaan yang halus. Bunga pada tumbuhan beringin umumnya akan tumbuh di area ketiak daun.

5. Buah

Buah dari pohon beringin ini disebut dengan buah buni berdaging tebal, yakni buah dengan bentuk bulat memanjang dengan panjang 0,5-1 cm. Warna buah beringin terbagi menjadi tiga sesuai usianya. Ketika masih muda buah ini berwarna hijau. Apabila sudah setengah masak akan berwarna kuning. Sedangkan buah yang sudah masak kulit buahnya akan berwarna merah. Buah beringin termasuk buah majemuk dengan tipe Syconus yaitu buah ini berkembang dari hypanthodium inflorescence.

6. Biji

Biji buah beringin berbentuk bulat berwarna putih dan mempunyai tekstur yang keras, berbentuk pipih dan letaknya ada di bagian dalam buahnya. Warna biji yang masih muda biasanya kuning pucat sedangkan biji pada buah yang sudah masak akan berwarna kehitaman. Pada dasarnya fungsi biji pada pohon beringin adalah untuk alat kembang biak pohon.

Habitat dan Penyebaran Pohon Beringin

Pohon beringin merupakan tanaman asli Asia Tenggara termasuk dari Indonesia dan sebagian Australia. Kita dapat menemukan pohon berakar gantung ini di berbagai daerah di Indonesia. Secara umum wilayah penyebaran pohon beringin adalah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta sebagian Pulau Sulawesi. Negara-negara Asia lain yang juga menjadi habitat beringin adalah Malaysia, Brunei, Singapura, dan sekitarnya. Beringin juga tumbuh di Australia dan wilayah Pasifik seperti Hawaii, Arizona, Florida dan Amerika.

Di kawasan tropis, Ficus benjamina L tersebar luas sering ditanam sebagai tanaman pinggir jalan. Pohon ini populer sebagai tanaman taman karena ketahanannya pada keadaan yang kurang baik. Ficus benjamina L. dapat hidup di bawah sinar matahari langsung tetapi juga tahan di tempat teduh. Beringin perlu disiram sedikit pada musim panas dan hanya perlu dibiarkan begitu saja pada musim dingin.

Apabila ditanam di dalam rumah, beringin mampu tumbuh besar dan perlu dipindahkan. Daunnya sensitif terhadap pertukaran cahaya. Ketika dipindahkan ke pot atau daerah baru, beringin akan menggugurkan daunnya dan berganti dengan daun yang baru, karena menyesuaikan diri dengan cahaya.

Jenis-Jenis Beringin

Pohon beringin terdiri dari berbagai jenis dan tersebar di beragam penjuru dunia. Jenis-jenis beringin yang paling populer antara lain yaitu:

1. Beringin India

Pohon beringin jenis ini adalah jenis yang biasa terdapat di India. Beringin India adalah satu jenis pohon yang terkadang juga dipanggil dengan nama ara pencekik. Kenapa dinamakan ara pencekik? Karena cara tumbuhnya yang muncul di antara lubang dan rekahan pohon yang sudah berdiri. Nama-nama umum yang lain untuk pohon ini adalah ara Bengal atau ara India. Pohon ini bersifat epifit dan menyerap kelembaban dari udara. Beringin India memilki batang yang besar, struktur yang berlekuk-lekuk dengan warna kulit abu-abu yang terang. Daunnya berbentuk bulat panjang dan kasar, ukurannya dari 4 hingga 8 inci. Cabangnya berbentuk seperti akar yang menjulur ke tanah dan menancap membentuk batang yang lain.

2. Beringin

Pohon beringin ini tingginya dapat mencapai 30 m, bentuk daunnya oval dengan ujung yang tajam dan mengkilap dengan ukuran daun 6-13 cm. Pucuk daun beringin berwarna hijau muda dan sedikit bergelombang, sedang yang tua berwarna hijau dan halus. Kulit batangnya berwarna abu-abu muda dan halus, sedangkan batang-batang yang muda biasanya berwarna kecoklatan.

3. Beringin Putih

Beringin putih memiliki ciri yang hampir sama dengan pohon beringin biasa. Faktor utama yang membedakan adalah pada warna daunnya. Pohon beringin ini memiliki warna daun hijau dengan guratan putih di pinggirannya. Pohon jenis ini biasanya digunakan sebagai tanaman hias dikarenakan keunikan daunnya.

4. Beringin Preh

Ficus retusa biasa dipanggil pohon preh oleh orang Jawa. Pohon ini daunnya tumbuh seperti semak, dan warna daunnya selalu hijau. Kulit dari batangnya berwarna keabu-abuan dengan dengan bintik-bintik yang horizontal yang sering disebut dengan lentisel. Jenis beringin ini memliki akar gantung atau biasa disebut juga dengan akar angin. Akar beringin preh biasanya keluar saat musim hujan.

5. Beringin Afrika

Beringin ini dapat tumbuh hingga 15 meter dengan batangnya yang halus dan cabangnya berwarna abu-abu gelap. Daunnya berbentuk oval yang menyerupai tombak dan tidak berbulu, panjangnya sekitar 8-18 cm dan lebarnya 3-6.6 cm. Pohon beringin Afrika memiliki buah yang berbentuk oval dan tumbuh berpasangan di setiap cabang yang tua. Habitat asli dari pohon ini adalah di daerah sekitar selatan Tibet, daerah Yunnan China, dan India, dan beberapa negara Asia Tengah. Di Nepal, daun dari pohon ini biasa digunakan sebagai pakan ternak dan sebagai obat tradisional.

Artikel ini didukung oleh : https://juarampo.co/

6. Karet Kebo

Pohon ini berasal dari daerah India, China, Bhutan, Myanmar, Malaysia juga Indonesia. Karet kebo juga masuk ke dalam kelompok beringin, dengan batangnya yang dapat tumbuh mencapai 25 sampai dengan 30 meter dan memiliki akar angin atau akar yang menggantung. Akar yang menjuntai ke tanah akan berfungsi sebagai jangkar untuk menopang berat dari cabangnya.