Tips dan Pengertian Hewan Qurban

Tips dan Pengertian Hewan Qurban

Tips dan Pengertian Hewan Qurban – Menjelang bulan suci Idul Adha pasti banyak dari kalian umat muslim yang sudah niat untuk berkurban. Walaupun yang kita ketahui semua, situasi pandemi tidak mengurungkan niat kita sebagai umat muslim untuk menunaikan perintah Allah SWT. Sebelum membeli hewan untuk di qurbankan alangkah baiknya kalian mengetahui syarat-syarat sah untuk berqurban.

Artikel ini di dukung oleh : https://juarampo.co/

Pengertian qurban sangat berkaitan dengan pengorbanan dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Dalam arti lain, pengertian qurban bisa pula maknyanya ialah memastikan bahwa mereka yang tidak mampu membeli daging, bisa mendapatkan banyak daging setidaknya setahun sekali. Pengertian qurban sudah dijelaskan dari etimologi, sejarah, dan pelaksaannya. Pengertian qurban juga tertuang dalam Al-Qur’an dan Hadist. Memahami pengertian qurban bisa membantu mengetahui pentingnya ibadah ini.

Secara umum, arti qurban ialah persembahan kepada Allah seperti domba, sapi, atau untua yang pada saat Lebaran Haji menyembelihnya sebagai wujud ketaatan muslin kepada-nya. Dalam islam, qurban ialah sebagai pendekatan diri atau beribadah kepada Allah dengan menyembelih hewan tertentu pada hari raya Iduladha. Dan tiga hari tasyrik berikutnya yaitu 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Sejarah qurban juga tidak lepas dari peristiwa pengorbanan yang Nabi Ibrahim AS korbankan. Diceritakan, Nabi Ibrahim bermimpi bahwa Allah memerintahkan dia agar melakukan perngorbanan terhadap putra satu-satunya, yaitu Ismail. Dalam ketaatannya kepada Allah, Nama Ibrahim pun hendak mengikuti mimpinya dan melakukan pengorbanan untuk menyembelih putranya Ismail.

Namun saat ingin melakukan penyembelihan, Allah turun tangan dan mengirimkan seekor domba laki-laki sebagai ganti dari pengorbanan Ismail. Sebab penyelamatan itu karena Nabi Ibrahim hendak membuktikan bahwa dia hendak melakukan pengorbanan sebagai perbuatan yang takwa kepada Allah SWT, walau dengan cara kehilangan satu-satunya putra tersayangnya tersebut.

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : kooratna

Jenis Hewan Qurban

Dalam pemilihan hewan qurban memang tak bisa aasal pilih. Semua memiliki ketentuan dan syarat tersendiri untuk melakukan qurban atau menyembelih hewan. Agar lebih memahaminya, berikut adalah syarat hewan qurban dalam syariat islam :

1. Harus Binatang Ternak

Langkah pertama dalam memilih hewan qurban adalah lebih memperhatikan syarat hewan qurban yang pertama adalah jenis hewannya harus binatang ternak. Seperti sapi, kambing, domba, dan unta yang bisa menjadi syarat untuk melakukan ibadah qurban.

Namun hewan unggas tidak bisa menjadi hewan qurban. Oleh karena itu, ayam, bebek, ikan, burung, dan hewan halal selain yang sudah disebutkan tidak dapat menjadi sebagai hewan qurban

2. Memperoleh Secara Halal

Syarat yang kedua adalah bagaimana status kepemilikan hewan dan proses kalian untuk mendapatkan hewan tersebut. Intinya hewan qurban tersebut harus mendapatkannya dengan cara yang halal dan bukan termasuk hewan hasil curian atau membelinya dengan uang haram seperti hasil judi dan riba contohnya.

3. Hewan Dalam Kondisi Sehat

Syarat yang ketiga ialah hewan tidak dalam kondisi yang menyebabkannya tidak sah menjadi qurban. Ada beberapa penyebab hewan seperti sapi, kambing, domba dan unta tidak sah dalam syarat berqurban yaitu :

  • Salah satu mata hewan qurban buta
  • Salah satu kaki hewan qurban pincang
  • Kondisi hewan qurban yang sakit sehingga menyebabkan hewan tersebut kurus dan dapat merusak dagingnya
  • Terpotong sebagian telinga hewan qurban
  • Sebagian ekor hewan qurban terputus

Hewan yang memiliki kondisi seperti yang sudah dijelaskan tidak sah menjadi hewan qurban. Meski begit, hewan yang pecah atai patah tanduknya, maupun yang tidakmemiliki tanduk. Tetap sah untuk menjadi hewan qurban.

4. Usia Hewan Qurban

Hewan qurban harus mencapai umur miniman yang sudah tertentukan dalam syariat. Usia hewan ternak yang boleh dijadikan hewan qurban adalah sebagai berikut :

  • Untuk hewan qurban unta minimal berumur 5 tahun dan telah masuk tahun ke 6
  • Sapi atau kerbau minimal memiliki usia 2 tahun dan telah masuk usia ke 3
  • Kambing jenis domba atau biri-biri berumur 1 tahun
  • Kambing jenis domba bisa berumur 6 bulan jika yang berusia 1 tahun sulit ditemukan
  • Namun kambing biasa (bukan domba/biri-biri) minimal usia 1 tahun dan telah masuk tahun ke 2

5. Jenis Kelamin Hewan Qurban

Tentang jenis kelamin hewan qurban tidak tercantum secara khusus dalam syariat. Namun akan lebih bagus kalau hewan qurban yang kalian pilih mempunyai jenis kelamin laki-laki. Karena hewan yang berjenis kelamin laki-laki umumnya memiliki ukuran dan jumlah daging yang jauh lebih banyak.

Selain syarat-syarat itu, yang perlu diperhatikan juga adalah waktu penyembelihan hewan kurban. Hewan kurban disembelih pada waktu Iduladha, atau 10 Dzulhijjah, yakni mulai kira-kira setelah lewatnya waktu yang cukup untuk salat dua rakaat dan dua khutbah yang terhitung sejak matahari terbit. Waktu penyembelihan hewan kurban ini berlangsung hingga matahari terbenam pada hari tasyriq yang terakhir, yakni 13 Dzulhijjah.

Tips Memilih Hewan Qurban

1. Pilih Hewan yang Sehat

Cara memilih hewan qurban yang tepat adalah dengan memilih hewan qurban yang sehat. Pastikan matanya cerah dan tidak berair. Kemudian, pada bagian hidung terlihat basah dan berair, bulunya bersih dan tidak kusam. Hewan-hewan ternak tersebut pun tidak demam, tidak lemas, diare, hingga tidak nafsu makan. Cek juga napas dan detak jantungnya yang normal, serta nafsu makannya pun normal. Selain itu, lubang kumlah bersih dan berwarna merah mudah.

2. Nafsu Makan yang Baik

Sapi qurban atau hewan qurban yang sehat sudah pasti memiliki nafsu makan yang baik. Lebih baik lagi jika Anda menanyakan tentang Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) sebagai acuan kesehatan hewan tersebut. Hewan qurban yang memiliki nafsu makan yang baik pasti badannya gemuk, warna kulitnya cerah dan mengkilat. Kemudian, moncongnya pun kering tanpa ingus serta gelambir bagian lehernya kempis.

3. Pilih Tempat yang Bersih dan Terpercaya

Cara memilih hewan qurban yang tepat berikutnya adalah memilih tempat yang bersih dan terpercaya. Hindari membeli hewan qurban yang hasil ternak di tempat pembuangan sampah. Sebab, dagingnya akan berpotensi mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia. Pilihlah hewan qurban ternak di lingkungan bersih dan jauh dari polusi udara. Hal ini tentu saja berpengaruh pada tingkat stress, sehingga dapat berimbas pada kesehatan tubuhnya.

Rekomendasi lain untuk memudahkan para pequrban dapat memilih hewan meski secara online adalah dengan mempercayakan kepada lembaga-lembaga yang menyediakan jasa Qurban untuk dititipkan dan di distribusi kepada masyarakat yang membutuhkan.

4. Sesuaikan dengan Dana Pribadi

Cara Memilih hewan qurban yang tepat adalah sesuaikan dengan dana yang Anda miliki. Pada dasarnya, membeli hewan qurban bukanlah suatu keterpaksaan, namun kerelaan bagi yang mampu. Tidak hanya itu, pelajari juga pembagian daging hewan qurban. Di Human Initiative mulai dari Rp. 1.650.000,- Anda sudah bisa berqurban sampai pelosok Negeri.