Fakta Menarik Seputar Trenggiling

Fakta Menarik Seputar Trenggiling – Mungkin banyak dari kalian yang belum pernah melihat trenggiling secara langsung. Bagi kalian yang tinggal daerah perbukitan atau mungkin daerah pinggir hutan. Pastinya sering sekali melihat hewan ini kan. Hewan yang memiliki sisik pada sekujur tubuh ini biasa tinggal pada daerah-daerah yang lebih terbuka dari pada di tengah hutan yang tertutup.

Fakta Menarik Seputar Trenggiling

Fakta Menarik Seputar Trenggiling

Info lainnya : kooratna

Hewan ini pada awal tahun 2020 juga menjadi hits karena para peniliti mengatakan kalau hewan ini termasuk salah satu penyebar ada nya virus corona. Tetapi semua itu belum terbukti secara aktual, hanya sebuah teori karena efek dari kebiasaan trenggiling ini. Pada satu sisi juga trenggiling ini terbilang tidak akrab dengan makhluk apapun. Ia hanya berlari dan juga mengumpang membuat lingkaran yang menutup seluruh area tubuhnya ketika ada hewan predator ataupun manusia. Jadi pasti kalau kalian tidak peka, kalian tidak akan bisa bertemu dengannya karena mereka sangat sensitif sekali.

Nah kali ini akan ada nih beberapa fakta yang tentunya bisa menambah wawasan kalian seputar hewan trenggiling ini. Yuk boleh kalian simak nih.

Fakta Dari Hewan Trenggiling

1. Terdiri dari 8 spesies, dua di antaranya kritis terancam punah

Trenggiling terdiri dari empat spesies yang hidup di Afrika dan empat spesies lagi di Asia. Seluruh 8 spesies yang masih hidup tengah menghadapi ancaman kepunahan akibat perdagangan liar.

Trenggiling Sunda atau trenggiling Jawa yang hidup di hutan-hutan Indonesia juga tak luput dari ancaman kepunahan. Bahkan, trenggiling Sunda merupakan satu dari dua spesies trenggiling yang kritis terancam punah menurut daftar merah IUCN. Spesies kritis terancam punah lainnya adalah trenggiling Cina yang hampir punah pada pertengahan tahun 1990.

2. Sisik keras trenggiling efektif melindungi dari serangan predator besar

Sisik trenggiling yang khas sangat efektif melindungi mereka dari serangan predator. Ketika terancam, trenggiling akan menggulung diri membentuk bola. Sisik ini cukup keras sampai predator besar seperti singa, harimau, dan macan tutul menyerah memangsanya.

Ironisnya, pertahanan diri ini tidak melindungi mereka dari manusia. Posisi defensif trenggiling justru membuat mereka lebih mudah ditangkap dan diambil manusia di alam liar.

3. Sisik mereka terbuat dari keratin

Trenggiling merupakan satu-satunya mamalia yang seluruh tubuhnya tertutup keratin. Sekitar 20% dari jumlah bobot tubuh mereka datang dari sisik. Sisik ini terbuat dari keratin, material serupa yang membentuk kuku kita. Meskipun demikian, masih banyak orang yang percaya bahwa sisik trenggiling bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

4. Lidah trenggiling bisa lebih panjang dari tubuhnya

Trenggiling secara alami memiliki lidah panjang karena sumber makanan mereka yang ada di bawah tanah. Lidah panjang dan air liur lengket mereka berguna untuk mencapai isi sarang semut atau serangga. Biasanya, lidah mereka bisa mencapai lebih dari 40 cm, melebihi panjang tubuh mereka.

5. Mereka menelan kerikil untuk mencerna semut di dalam perut

Trenggiling tidak memiliki gigi untuk mengunyah makanan mereka. Oleh sebab itu, mereka biasa menelan batu-batu kecil atau kerikil untuk membantu menggiling semut dan serangga di dalam perut. Proses ini terjadi di sebuah organ khusus yang juga terbungkus keratin.

6. Trenggiling bisa hampir sama baunya dengan sigung

Trenggiling memiliki kelenjar di dekat anus yang bisa mengeluarkan cairan berbau. Tak jauh berbeda dengan sigung, trenggiling akan menggunakan cairan tersebut untuk mempertahankan diri atau menandai wilayah mereka.

7. Seekor trenggiling dapat memakan 20.000 semut setiap harinya, atau 73 juta semut setiap tahun

Sebagai pemakan serangga, trenggiling menjadi pengendali populasi rayap paling penting di habitat mereka. Discover Wildlife melansirkan bahwa seekor trenggiling bisa memakan 20.000 semut setiap harinya, atau sekitar 73 juta semut tiap tahunnya.

8. Seekor trenggiling diambil secara ilegal dari alam liar setiap lima menit

Komisi Keselamatan Spesies Pangolin IUCN melansirkan bahwa seekor trenggiling diambil secara ilegal dari alam liar setiap lima menitnya. Hal ini membuat trenggiling menjadi mamalia liar yang paling sering dan banyak diperdagangkan di seluruh dunia.

9. Perikalu Trenggiling Tidur

Pengamatan perilaku tidur pada trenggiling di dalam kandang berlangsung lama dengan frekuensi kecil dan biasanya mereka lakukan sepanjang siang hingga sore hari.

Trenggiling lebih banyak tidur pada siang hari, sehingga di penangkaran satwa tetap sebagai nokturnal sebagaimana di alam. Dikutip dari buku karya Medway, The wild mammals of Malaya, London.

Keadaan suhu yang cukup tinggi akan mempengaruhi perilaku trenggiling di dalam kandang. Suhu yang tinggi dan kelembaban yang rendah pada siang hari membuat trenggiling tidak banyak bergerak, serta lebih banyak beristrahat. Kondisi hutan memang lebih baik untuk kehidupan trenggiling sehari-hari.

Artikel ini didukung oleh : https://juarampo.co/

10. Jenis Trenggiling di Indonesia

Trenggiling yang paling banyak tersebar di Indonesia, jenis trenggiling biasa atau dikenal dengan nama ilmiahnya, Manis javanica. Termasuk satwa yang dilindungi, karena kondisi perdagangan liar yang marak sejak tahun 2000-an.

Awal Mei 2012 pernah dilaporkan kasus oleh petugas Balai Karantina Kelas II Cilegon-Banten, menemukan truk boks pendingin thermo king yang ditinggalkan di area parkir Pelabuhan Merak. Terdapat 4.124,12 kilogram daging beku trenggiling dan 31,36 kilogram sisiknya. Menteri Kehutanan memusnahkan 12,7 ton trenggiling ilegal.