Fakta Menarik Seputar Sugar Glider

Fakta Menarik Seputar Sugar Glider

Fakta Menarik Seputar Sugar Glider – Untuk sebagian para pecinta hewan mungkin sudah mengenal hewan Sugar Glider. Namun ada juga beberapa yang belum mengetahui fakta-fakta menarik seputar sugar glider. Jika melihat Sugar Glider secara sekilas akan terlihat seperti Tupai terbang, mereka berpenampilan seperti tikus namun mereka sangatlah berbeda dengan tikus, mereka termasuk dalam keluarga hewan berkantung, sama seperti kangguru yang juga memakai kantung untuk membesarkan anak-anak mereka.

Artikel ini di dukung oleh : https://juarampo.co/

Penamaan Sugar Glider karena mereka memiliki tubuh yang sangat unik, yaitu pada bagian lipatan kulit mereka yang memberikan benatangan dari pergelangan hingga ke ekornya. Banyak yang menyebutkan bahawa hewan satu ini merupakan hewan yang aktif pada malam hari. Namun karena sudah sering menjadi hewan peliharaan oleh manusia, pola interaksinya kian lama kian berubah, karena mereka juga bisa aktif pada siang hari jika melatihnya sejak kecil.

Sugar Glider merupakan hewan yang cukup pintar, mereka mampumengenali dengan baik siapa pemiliknya, mereka juga bisa tahu siapa nama mereka sehingga kalian bisa memanggilnya dengan nama dan kemudian ia akan datang menghampiri. Selain itu, Sugar Glider merupakan hewan dengan tipe sosial yang sangat tinggi. Dalam satu kawanan saja bisa terdapat 6-10 ekor. Yang mana merupakan kawanan yang cukup banyak anggotanya.

Fakta Menarik Sugar Glider

Berikut fakta-fakta menarik yang sudah terangkum dari berbagai sumber :

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : kooratna

1. Mirip dengan tupai terbang

Sugar glider (Petaurus breviceps) diketahui mempunyai selaput yang memanjang di antara kaki depan serta balik. Sebab mempunyai penampilan serta Kerutinan yang sangat mirip, hewan ini sering dikira selaku tupai terbang, sementara itu keduanya merupakan spesies yang berbeda. FYI, gambar awal merupakan sugar glider serta gambar kedua merupakan tupai terbang.

Perbandingan di antara keduanya merupakan sugar glider ialah hewan marsupial, sedangkan tupai terbang merupakan hewan pengerat. Bagian atas kepala sugar glider mempunyai garis serta corak yang khas, sedangkan tupai terbang nampak polos tanpa corak. Ekor sugar glider pula lebih tebal, berbeda dengan ekor tupai terbang yang pipih, tipis serta lembut.

2. Dapat melompat Sampai Jarak 50 m

Walaupun berdimensi mungil dengan panjang 24- 30 centimeter serta berat 115- 140 gr, tampaknya hewan ini dapat melompat sampai sepanjang 150 kaki( 50 m). Keahlian melompat ini digunakan buat menjauhi predator, mencari santapan serta melompat dari satu dahan ke dahan lain di habitat aslinya.

Mereka melompat dengan kaki depan serta balik yang terentang lebar. Sugar glider pula dapat memusatkan diri ke posisi tujuan dengan metode menggerakkan anggota tubuh. Misalnya, kala mau belok ke kiri, sugar glider hendak merendahkan lengan kirinya. Begitu pula kebalikannya.

3. Terdapat Rahasia di Balik Nama Sugar Glider

Ingin ketahui mengapa hewan ini dinamai sugar glider? Usut memiliki usut, warnanya ini berkaitan dengan Kerutinan makan mereka. Sugar glider suka makan santapan manis, semacam buah fresh ataupun sayur- mayur. Tidak hanya itu, sugar glider pula memakan nektar, serangga, telur burung serta kadal di habitat aslinya.

Sedangkan, nama glider didapat dari membran luncur yang dipunyai di sela- sela kakinya. Membran ini membentang dari pergelangan tangan ke pergelangan kaki serta membolehkan mereka buat meluncur dari satu tempat ke tempat yang lain.

4. Dapat Bertahan Hidup Sampai 9- 10 Tahun

Sugar glider dapat dibilang kecil- kecil cabe rawit. Buktinya, hewan ini dapat bertahan hidup sampai 9- 10 tahun. Tetapi, bila dipelihara dengan baik, mereka dapat bertahan sampai umur 12- 15 tahun.

Umur ini setara dengan masa hidup anjing ataupun kucing peliharaan pada biasanya. Di sisi lain, bila hidup di alam ataupun habitat aslinya, sugar glider mempunyai rentang hidup yang lebih pendek. Perihal ini diakibatkan oleh kendala predator alaminya, semacam ular, kucing liar, rubah sampai burung hantu.

5. Sugar Glider Memiliki Kantong di Perutnya

Sama semacam Kangguru serta hewan marsupial lain, sugar glider pula memiliki kantong di perutnya. Cuma sugar glider betina yang memiliki kantong ini yang digunakan buat melindungi, membesarkan serta bawa anak mereka yang masih kecil. Kantong ini terletak di perut serta bisa membengkak ataupun mengecil dengan fleksibel.

Sehabis kanak- kanak sugar glider lahir, mereka hendak merangkak ke dalam kantong induknya. Di dalam kantong seperti itu, mereka senantiasa merasa hangat serta berkembang secara wajar. Rata- rata anak sugar glider hidup di kantong tersebut sepanjang 8- 10 pekan hingga mereka siap buat tinggal di luar kantong induknya.

6. Sugar Glider Merupakan Hewan Nokturnal

Di habitat aslinya, sugar glider merupakan hewan nokturnal yang aktif di malam hari. Pada biasanya, mereka tidur di siang hari serta baru aktif kala malam menjelang. Matanya yang besar membantunya memandang lebih jelas di malam hari serta telinganya hendak berbalik buat menolong menciptakan mangsa dalam hitam.

Tetapi, kala dijadikan hewan peliharaan, pola tidur sugar glider dapat berganti. Ini sebab manusia biasa beraktifitas di siang hari, di mana keberadaan cahaya lampu serta suara- suara yang bising hendak mengusik pola tidur sugar glider.

7. Masa Kehamilannya Sangat Pendek

Biasanya, sugar glider jantan menggapai tingkatan kematangan organ reproduksi pada umur 4- 12 bulan, sedangkan betina di umur 8- 12 bulan. Di alam liar, sugar glider tumbuh biak 2 kali dalam setahun. Tetapi, apabila di penangkaran, sugar glider hendak tumbuh biak lebih dari 2 kali sebab hidup di tempat yang nyaman serta terjamin.

Dekat 81 persen sugar glider melahirkan 2 anak sekalian dalam satu waktu serta 19 persen melahirkan anak satu saja dalam satu periode kehamilan. Masa kehamilannya sangat pendek, cuma 15- 17 hari. Tidak hanya itu, dimensi bayinya juga cuma 0, 2 gr saja serta hendak tinggal di kantong induknya sepanjang 8- 10 pekan ke depan.