Fakta Menarik Seputar Undur-undur

Fakta Menarik Seputar Undur-undur

Fakta Menarik Seputar Undur-undur – Sebagian mungkin sudah mengetahui serangga kecil yang berjalan mundur dan senang membuat sarang berupa lubang sebagai jebakan. Tetapi banyak sekali yang belum mengetahui fakta menarik dari hewan undur-undur ini.

Artikel ini di dukung oleh : https://juarampo.co/

Undur-undur adalah kelompok serangga dari famili Mymeleontidae. Diperkirakan sudah ada sekitar 2.000 spesies undur-unddur tersebar ke seluruh dunia, terutama pada kawasan hangan dan berpasir. Undur-undur memiliki tubuh yang cukup unik yaitu kepala datar, rahang panjang berbentuk sabit, tubuh lebar, pipih, dan kaki pendek yang membuatnya lebih mudah berjalan mundur.

Karena jalannya mundur, serangga ini terkenal dengan sebutan sebagai undur-undur. Jika menyebutnya dengan bahasa Inggris dengan antlion (semut singa). Undur-undur atau antlion tergolong hewan ganas yang punya kebiasaan menjebak serangga kecil, terutama semut, dengan perangkap lubang berpasir yang mereka buat.

Perburuan undur-undur bisa menganggapnya pasif, karena mereka membuat jebakan berupa lubang pasir yang berbentuk corong dan hanya akan menunggu mangsanya. Ketika ada mangsa yang terperosok masuk dan mereka masih bisa bergerak, misalnya mencoba naik ke permukaan, undur-undur akan melempari mangsanya dengan pasir agar jatuh.

Fakta Menarik Undur-undur

Berikut beberapa fakta menarik seputar serangga undur-undur yang sudah terangkum dari berbagai sumber :

Baca juga informasi dan artikel menarik lainnya di : kooratna

1. Terdiri Dari Banyak Spesies

Undur- undur tidaklah serangga yang terdiri dari satu spesies saja. Undur- undur merupakan istilah buat seluruh serangga dari famili Myrmeleontidae, ordo Neuroptera. Jumlah spesiesnya sangat banyak, diperkirakan mencapai 2. 000 spesies. Tetapi seluruhnya mempunyai karakteristik unik yang sama ialah cuma dapat berjalan mundur.

2. Antlion Dalam Bahasa Inggris

Nama undur-undur memanglah sesuai pemanggilan pada serangga ini sebab kebiasaanya berjalan mundur. Tetapi mengerti kah kalian kalau nama mereka dalam bahasa inggris gak kalah unik? Dalam bahasa inggris, undur-undur sebagai antlion, ataupun secara harfiah berarti semut singa.

Memberikan nama tersebut sebab insting predator yang mereka miliki. Undur- undur mencari dengan metode membuat lubang berupa corong buat menjebak mangsanya. Memakai abdomennya, undur- undur” mengebor” pasir sembari berjalan mundur buat membentuk lubang sampai sedalam 5 centimeter serta ukuran 7, 5 centimeter.

Sehabis itu, mereka hendak mengubur dalam lubang tersebut sembari menunggu mangsanya tiba. Semut ataupun serangga yang terperosok ke dalam lubang hendak langsung menangkapnya memakai mulut yang berupa semacam sabit. Mereka makan dengan metode mengisap isi badan mangsanya, kemudian membuang sisa kulitnya ke luar lubang.

3. Undur-undur Mempunyai Sayap

Undur-undur terkenal selaku serangga kecil yang hidup dalam tanah, tetapi sesungguhnya itu cumalah fase larva mereka lho. Undur- undur tercantum serangga yang hadapi metamorfosis sempurna. Sehabis bertumbuh selaku larva, mereka hendak berganti jadi kepompong serta kesimpulannya berusia.

Pada saat berusia, undur- undur hendak mempunyai sayap serta nampak agak mirip capung. Perbedaannya merupakan mereka memiliki antena yang lebih pendek, serta mereka bukan penerbang yang mahir. Laman Insect Identification menyebut kalau sebagian spesies undur- undur makan nektar kala berusia.

Tetapi terdapat pula sebagian spesies yang tidak makan sama sekali sehabis keluar dari kepompong, sehingga guna mereka cuma buat tumbuh biak. Sebab seperti itu, mereka butuh banyak makan sepanjang fase larva, paling utama makan semut. Kerakusan itu jadi alibi lain kenapa nama antlion sangat sesuai buat mereka.

4. Undur-Undur Dewasa Kurang Populer

Bukan tanpa alibi kenapa fase larva undur- undur malah lebih terkenal daripada fase dewasanya. Tidak hanya sebab kegiatan mereka pada fase larva lebih menarik, fase berusia undur-undur pula sangat pendek, ialah cuma dekat 20 sampai 25 hari. Jauh lebih pendek daripada fase larva yang dapat menggapai 3 tahun.

Tidak hanya itu, undur- undur berusia pula ialah serangga nokturnal. Mereka keluar pada malam hari, serta penampilan mereka yang agak mirip capung buatnya lumayan susah untuk mengenalnya. Sepanjang masa hidup mereka yang pendek, undur- undur berusia wajib lekas mencari pendamping serta tumbuh biak.

5. Dapat Disantap Serta Memiliki Khasiat Kesehatan

Memiliki kelebihan antara lain sebab fauna undur undur bisa menjadi sebagai obat buat mengobati bermacam berbagai penyakit. Penyakit yang bisa diatasi dengan fauna undur undur salah satunya yakni penyakit berkemih manis/diabet. Jikalau para pengidap penyakit diabet mau berupaya penyembuhan secara tradisional, bisa mengenakan fauna undur undur selaku medianya.

Triknya dengan memakan hidup- hidup fauna tersebut tanpa wajib mencucinya terlebih dulu. Tidak boleh dicuci sebab khasiatnya/khasiatnya malah hendak lenyap. Yang sangat efektif, yang terpercaya hendak bisa mengobati penyakit berkemih manis tadi dari fauna undur undur merupakan dari bulunya. Pasti tidak terdapat yang menyangka bulu undur– undur mempunyai khasiat yang sangat baik. Tidak hanya bermanfaat buat menyembuhkan penyakit diabet, undur undur pula dapat berperan buat melancarkan peredaran darah kita.

Penyebabnya sebab undur undur itu dapat masuk hingga ke pembuluh darah, menghancurkannya. Gunanya di mari nyaris mirip dengan fauna lintah serta cacing tanah. Fauna undur undur itu pula diyakini dapat berperan menjadikan sel- sel badan kita jadi lebih baik.

Undur-undur memiliki isi sulfonylurea di dalam badannya. Isi tersebut telah dibuktikan mempunyai khasiat yang sama baiknya dengan obat- obatan berkemih manis yang terdapat saat ini.

8. Tidak Saling Mengganggu

Serangga ini tidak hidup dalam sebah koloni semacam semut. Buat mencari makan juga, hewan ini melaksanakan pekerjaan membuat jebakan sendiri. Saat terdapat sebagian undur-undur di daerah yang sama, mereka hendak membagikan jarak daerah membuat jebakan. Sehingga mereka tidak hendak silih mengusik satu sama lain.